Biasanya penentuan pilihan warna untuk logo, brosur penawaran, counter, seragam karyawan, kemasan produk, label dan lain-lain bisa membuat pusing kepala. Anda tentu tidak mau asal-asalan dalam penentuan warna. Hal ini bisa mengakibatkan merek Anda akan sulit diingat oleh calon konsumen atau dipersepsikan salah karena warna yang ada tidak mewakili citra bisnis Anda.
This is featured post 1 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
This is featured post 2 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
This is featured post 3 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
Showing posts with label Psychology. Show all posts
Showing posts with label Psychology. Show all posts
Wednesday, January 2, 2013
8:44 AM
Unknown
Arti Warna Dan Psikologis Pengetahuan akan arti warna dan psikologi warna sangat penting dan sangat berguna bagi para pemula yang sedang memulai membangun bisnis. Layaknya kita mengenali seseorang dari ciri fisik, postur tubuh, warna kulit atau cara berpakaian, begitu pula kita mengenali suatu bisnis.
Selain logo, jenis tulisan merek, ataupun lambang/icon yang digunakan, kombinasi warna juga berpengaruh dalam membenamkan citra merek kita di benak konsumen. Arti warna dalam bisnis juga bermanfaat dalam membentuk karakteristik atau ciri khas suatu bisnis yang akan dipersepsikan dan disimpan dalam ingatan pelanggan.
Biasanya penentuan pilihan warna untuk logo, brosur penawaran, counter, seragam karyawan, kemasan produk, label dan lain-lain bisa membuat pusing kepala. Anda tentu tidak mau asal-asalan dalam penentuan warna. Hal ini bisa mengakibatkan merek Anda akan sulit diingat oleh calon konsumen atau dipersepsikan salah karena warna yang ada tidak mewakili citra bisnis Anda.
Biasanya penentuan pilihan warna untuk logo, brosur penawaran, counter, seragam karyawan, kemasan produk, label dan lain-lain bisa membuat pusing kepala. Anda tentu tidak mau asal-asalan dalam penentuan warna. Hal ini bisa mengakibatkan merek Anda akan sulit diingat oleh calon konsumen atau dipersepsikan salah karena warna yang ada tidak mewakili citra bisnis Anda.
Sebaiknya Anda tidak hanya menggunakan warna favorit atau sebaliknya, tidak mau menggunakan warna yang Anda tidak suka. Sebagai contoh pengalaman pribadi, saya pernah membuat usaha makanan dimana untuk merek dan counter, saya gunakan warna hitam dan putih sebagai warna dominan. Hasilnya konsumen pun tidak tertarik pada produk yang saya buat. Dan akhirnya pun dapat ditebak. Anda tentunya tidak akan meniru kebodohan yang saya buat bukan. Saya memang penggemar warna hitam.
Warna merah, arti warna merah adalah warna psikologis yang hangat dan positif, warna yang sangat menarik perhatian dan menyerukan untuk segera mengambil tindakan. Dalam psikologi arti warna Warna merah berarti energi, gairah, action, kekuatan dan kegembiraan.
Warna merah merangsang indra fisik seperti nafsu makan, nafsu dan gairah seksual. Meskipun sering digunakan untuk mengungkapkan cinta, arti warna Warna merah lebih berhubungan untuk gairah seksual dan nafsu – pink lebih berhubungan dengan romantisme cinta daripada Warna merah.
Warna merah mewakili energi maskulin, sedangkan versi lebih lembut, Warna merah muda, terkait dengan energi feminin. Warna merah, tanda universal bahaya dan peringatan, juga dapat menampilkan dan membuat agresivitas dan kemarahan, terutama jika digunakan secara berlebihan dalam aplikasi yang salah.
Secara psikologis warna merah merangsang dan memberi energi pada tubuh, termasuk saraf dan sirkulasi darah, meningkatkan tekanan darah dan detak jantung. Hal ini merangsang nafsu makan dan dengan demikian merupakan warna dominan untuk digunakan bagi setiap produk yang berhubungan dengan makanan dan layanan, termasuk restoran dan bisnis makanan yang tidak makan ditempat alias dibawa pulang.
Warna merah menggairahkan dan memotivasi namun lebih dapat menyebabkan kecemasan dan kelelahan. Ini juga memiliki konotasi negatif yang terkait dengan darah, perang dan kekerasan.
Pasangan warna yang paling melengkapi dan menyeimbangkan Warna merah adalah biru muda (turquoise), meskipun hijau atau biru juga bisa menciptakan keseimbangan.
Warna Oranye, arti warna oranye adalah warna hangat, bersemangat dan flamboyan. Ini adalah energi yang dikombinasikan dengan menyenangkan, warna bagi si pengambil risiko, yang ekstrovert dan tanpa hambatan. Dalam psikologi warna oranye berarti petualangan, optimisme, rasa percaya diri dan sosialisasi.
Secara psikologis warna oranye memberikan vitalitas, mengilhami dan menciptakan antusiasme. Hal ini merangsang nafsu makan dan percakapan sosial dan karena itu warna oranye ini berfungsi dengan baik di restoran dan gerai makanan lainnya. Hal ini dapat dicapai dengan menggunakan beberapa bentuk oranye di dekorasi, seperti di perabot atau pencahayaan. Ini tidak perlu menjadi warna oranye terang – salmon, karang, terakota, dan versi lain dari jeruk akan bekerja dengan baik. Sebuah restoran mahal akan terlihat lebih elegan dengan warna oranye. Kombinasikan dengan warna terong, ungu, atau biru untuk tampilan yang unik, kontemporer dan berkelas.
Secara psikologis, warna oranye memberikan kesan keterjangkauan, tergantung pada warna yang dipilih dan kombinasinya dengan warna lain. Oranye yang terlalu banyak dapat mencitrakan harga murah. Lebih lembut daripada Warna merah, oranye melambangkan energi yang lebih feminin dan energi penciptaan.
Warna Kuning, arti warna kuning adalah warna yang hangat dan bahagia yang menciptakan rasa keceriaan dan rasa ingin bermain. Secara psikologis, warna kuning berarti optimis, semangat dan ceria, mencerahkan semangat. Warna Kuning merangsang sisi logis dari otak dan kejernihan mental. Ini mendorong kebijaksanaan dan kemampuan akademik. Ini mengilhami pemikiran original dan ide-ide kreatif.
Secara psikologis warna kuning merangsang aktivitas pikiran dan mental. Hal ini meningkatkan proses analisis dan penalaran logis kita, membantu dalam pengambilan keputusan. Terlalu banyak kuning dapat menyebabkan kecemasan, kegelisahan, ketakutan, agitasi dan konfrontasi terutama pada orang yang sedang stres. Warna kuning dapat memotivasi orang untuk menjadi terlalu kritis dan menghakimi, serta menipu.
Warna coklat, arti warna coklat secara psikologis dikaitkan dengan kekuatan dan solidaritas, kenyamanan dan membumi, kematangan dan kehandalan.
Secara psikologis warna coklat memberikan orang baik kepastian dan kenyamanan atau perasaan kekotoran dan sesak napas. Warna coklat berkaitan dengan perolehan harta benda yang berarti keamanan dan keselamatan, kenyamanan dan kesederhanaan. Warna coklat menunjukkan daya tahan, tugas dan stabilitas. Hal ini terkait dengan alam, yang praktis dan down-to-earth dan keutuhan keluarga.
Banyak pria mencintai cokelat karena keamanan, kekuatan dan kepraktisan. Kadang-kadang warna coklat dianggap sebagai warna netral, meskipun versi lebih ringan dari itu, seperti krem dan taupe cenderung bekerja lebih baik sebagai latar belakang netral daripada nuansa yang lebih coklat tua. Sadarilah bahwa banyak, khususnya perempuan, menemukan cokelat menjadi membosankan dan terlalu bersahaja, bahkan kotor.
Warna Putih, arti warna putih secara psikologi adalah warna awal yang baru. Ini adalah kanvas kosong yang menunggu untuk ditulis. Sementara putih tidak merangsang bagi indra, ini akan membuka jalan bagi penciptaan apa pun pikiran dapat asilkan.
Secara psikologis warna putih menenangkan karena menciptakan kesederhanaan, organisasi dan efisiensi dari kekacauan. Ini membersihkan jalan ke depan. Fitur dasar warna putih adalah kesetaraan, keadilan dan menyiratkan ketidakberpihakan, netralitas dan independensi. Ini adalah warna yang menenangkan membantu menciptakan ketertiban dan kemampuan.
Warna Putih menguatkan segala sesuatu dan jika terlalu banyak dapat memberikan kesan sterilitas, ketidaktertarikan, dan dingin. Warna Putih berguna dalam bisnis di mana kebersihan sangat penting, seperti klinik gigi dan pusat kesehatan, tetapi bisnis ini perlu beberapa hijau atau merah muda untuk membantu dalam penyembuhan dan untuk menciptakan suasana tenang dan suasana kepedulian dalam merawat pasien.
Warna abu-abu, arti warna abu-abu adalah warna konservatif menandakan netralitas, ketidakpedulian.
Secara psikologis warna abu-abu dapat menguras energi Anda, akan menyedihkan atau menggembirakan, tergantung pada seberapa banyak ringan dan putih dalam abu-abu. Abu-abu gelap yang lebih menyedihkan daripada abu-abu terang.
Warna abu-abu berfungsi sebagai latar belakang yang baik untuk warna lain karena tidak menarik perhatian, memungkinkan warna lain untuk menonjol.
Warna abu-abu menyarankan keamanan, kehandalan, kesederhanaan, kedewasaan. Hal ini dapat berarti bahwa Anda tidak dapat membuat keputusan, pasif, bahwa Anda tidak memiliki pendapat pada hal apa pun. Warna abu-abu sangat kurang energi, melainkan tidak meyakinkan atau menenangkan, tidak merangsang atau menarik, tidak menyenangkan atau mengundang. Perlu dikombinasikan dengan warna lain untuk memberikan semangat, energi dan kehidupan.
Warna hitam, arti warna hitam berarti otoritas, kekuasaan dan kontrol. Dalam banyak situasi dapat mengintimidasi, tidak bersahabat dan sulit didekati. Atau, dapat dilihat sebagai canggih, bermartabat dan serius.
Secara psikologis Warna hitam mengintimidasi dan mengontrol, meskipun kekuatannya dapat menanamkan kepercayaan. Warna hitam menciptakan suasana misteri dan kerahasiaan. Dalam jumlah yang sangat kecil itu bisa menambah kekuatan dan kepercayaan diri tanpa menjadi tertahankan.
Warna hitam disukai oleh pasar anak muda berusia sekitar 16 sampai 25, yang masih berusaha untuk menemukan identitas jati diri mereka dan pengakuan. Mereka yang berorientasi prestasi dan ambisius juga mendukung Warna hitam.
Papan Warna hitam dan tulisan didalamnya yang berwarna merah, hijau zamrud, magenta, atau biru terang, atau emas, perak atau putih akan membuat kesan dramatis. Kemasan Warna hitam dapat membuat item terlihat mahal dan berbobot.
Mengenai Penjelasan arti warna serta psikologi warna yang lain, seperti arti warna hijau, arti warna biru , arti warna ungu, arti warna perak, arti warna emas, dan lainnya dibahas pada artikel berikutnya. Untuk mengikuti kelanjutan tulisan klik link diatas.
Tuesday, October 30, 2012
4:37 AM
Unknown
Mendisiplinkan anak adalah kewajiban setiap orang tua. Banyak cara yang dilakukan untuk membuat anak disiplin, salah satunya adalah dengan memberikan hukuman saat ia melakukan kesalahan. Hukuman yang saat ini masih banyak dilakukan para orangtua dan bisa berdampak negatif pada anak adalah memukul.
Menurut American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan pada para orangtua untuk tidak memukul dengan alasan apapun. Hal ini karena cara tersebut tidak efektif dan bisa mengubah perilaku anak menjadi agresif dan sulit diatur.
Hasil penelitian tim dari Tulane University, Amerika Serikat, membuktikan hukuman dengan memukul pada hampir 2.500 anak-anak berusia 3 tahun yang terlibat dalam studi, membuat sikap mereka lebih agresif pada usia 5 tahun. Penelitian sebelumnya yang dilakukan tim dari Duke University juga menunjukkan hukuman fisik yang dilakukan pada anak usia 12 bulan, hasil tes kognitiifnya pada usia 3 tahun lebih rendah dibandingkan yang tidak pernah dipukul.
Hukuman fisik berhubungan dengan gangguan suasana hati (mood), termasuk depresi dan kegelisahan, serta gangguan kepribadian, kecanduan pada alkohol dan narkotika. Mereka memperkirakan masa anak-anak, termasuk tamparan, dorongan, cengkraman dan pukulan. Penelitian menunjukkan, tamparan menyebabkan risiko depresi sebesar 41%, ketergantungan pada alkohol dan narkoba 59%, gangguan jiwa 93% di antara temuan yang lainnya.
Dengan adanya penelitian ini terdapat data akurat tentang efek hukum fisik pada anak-anak. Untuk itu para orang tua harus lebih hati-hati dalam memberikan hukuman. Kata Dr. Jayne Singer, Kepala program klinis anak dan orang tua di Children Hospital Boston.
Hukuman yang paling baik untuk anak menurut AAP, adalah "time-out". Hukuaman ini sebetulnya memusatkan perhatian anak untuk berpikir apa yang telah dilakukannya dan memberikan konsekuensi dari tindakan mereka.
Saat "time-out" anak diharuskan duduk selama sekitar 5 hingga 10 menit di "kursi hukuman" dan ia tidak boleh melakukan apapun. Mungkin terdengan sederhana tetapi efeknya cukup efektif untuk membuat anak mengetahui kesalahannya.
Psikolog dan pendidik anak, Foster W Clain MD dan Jim Fay dalam bukunya Parenting with love and logic : Teaching Childrean Responsibility juga melihat hukuman pantat yang selama ini dianggap sebagai hukuman fisik paling ringan sangat tidak efektif diberikan.
Pukulan pantat memang lebih mudah karena anak kecil diberi rasa sakit sebentar kemudian di lepaskan dari kesalahanya. Foster dan Jim menilai hukuman pukulan pantat atau fisik lainnya tidak mengajarkan anak menjalani hidup dengan konsekuensi atas perbuatannya.
referensi : Nirwana Nusantara
Menurut American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan pada para orangtua untuk tidak memukul dengan alasan apapun. Hal ini karena cara tersebut tidak efektif dan bisa mengubah perilaku anak menjadi agresif dan sulit diatur.
Hasil penelitian tim dari Tulane University, Amerika Serikat, membuktikan hukuman dengan memukul pada hampir 2.500 anak-anak berusia 3 tahun yang terlibat dalam studi, membuat sikap mereka lebih agresif pada usia 5 tahun. Penelitian sebelumnya yang dilakukan tim dari Duke University juga menunjukkan hukuman fisik yang dilakukan pada anak usia 12 bulan, hasil tes kognitiifnya pada usia 3 tahun lebih rendah dibandingkan yang tidak pernah dipukul.
Hukuman fisik berhubungan dengan gangguan suasana hati (mood), termasuk depresi dan kegelisahan, serta gangguan kepribadian, kecanduan pada alkohol dan narkotika. Mereka memperkirakan masa anak-anak, termasuk tamparan, dorongan, cengkraman dan pukulan. Penelitian menunjukkan, tamparan menyebabkan risiko depresi sebesar 41%, ketergantungan pada alkohol dan narkoba 59%, gangguan jiwa 93% di antara temuan yang lainnya.
Dengan adanya penelitian ini terdapat data akurat tentang efek hukum fisik pada anak-anak. Untuk itu para orang tua harus lebih hati-hati dalam memberikan hukuman. Kata Dr. Jayne Singer, Kepala program klinis anak dan orang tua di Children Hospital Boston.
Hukuman yang paling baik untuk anak menurut AAP, adalah "time-out". Hukuaman ini sebetulnya memusatkan perhatian anak untuk berpikir apa yang telah dilakukannya dan memberikan konsekuensi dari tindakan mereka.
Saat "time-out" anak diharuskan duduk selama sekitar 5 hingga 10 menit di "kursi hukuman" dan ia tidak boleh melakukan apapun. Mungkin terdengan sederhana tetapi efeknya cukup efektif untuk membuat anak mengetahui kesalahannya.
Psikolog dan pendidik anak, Foster W Clain MD dan Jim Fay dalam bukunya Parenting with love and logic : Teaching Childrean Responsibility juga melihat hukuman pantat yang selama ini dianggap sebagai hukuman fisik paling ringan sangat tidak efektif diberikan.
Pukulan pantat memang lebih mudah karena anak kecil diberi rasa sakit sebentar kemudian di lepaskan dari kesalahanya. Foster dan Jim menilai hukuman pukulan pantat atau fisik lainnya tidak mengajarkan anak menjalani hidup dengan konsekuensi atas perbuatannya.
referensi : Nirwana Nusantara
Monday, October 15, 2012
3:43 PM
Unknown
Sebagai orang tua kadangkala tanpa disadari seringkali mengeluarkan sumpah serapah dan “Kata-kata Beracun” (The Toxic Words), yang mana kata-kata tersebut bisa membunuh karakter dan membentuk masa depan anak-anak. Menuntut anak-anak agar menjadi anak yang baik dan patuh pada orang tua ada baiknya dengan memberikan teladan yang baik.
Ada sebuah pengalaman Dr.Amir Zuhdi, Direktur The Golden Family, yang sedang melaksanakan tugas program kesehatan anak dan remaja di LP Anak Tanggerang, dokter ini sangat kaget ketika mengetahui kalau penghuni LP tersebut adalah anak-anak yang berusia antara 10 sampai 16 tahun. Berdasarkan pengamatan dokter tersebut, mereka berada di LP itu disebabkan oleh Kata-kata Beracun dari orang tuanya.
Berikut ini saya lampirkan petikan wawancara antara dokter tersebut dengan anak-anak penghuni LP Tanggerang, dalam sesi program kesehatan berikutnya, berupa konsultasi kesehatan fisik dan psikologi secara langsung, yang saya kutip dari Fimadani.com :
Apakah anak-anak mengetahui tempat tinggalnya saat ini dan apa namanya?Sebagian besar mereka mengetahui dan menjawab bahwa mereka tinggal di penjara anak.
Pertanyaan berikutnya, Mengapa anak-anak harus tinggal di penjara anak ini? Beberapa anak menjawab bahwa ia melakukan kesalahan dan sudah selayaknya kalau ia harus tinggal di penjara anak.
Memang, ia di lahirkan untuk menjadi anak yang kurang ajar, pencuri, pencopet, anak yang senang perkelahian dan masih banyak “gelar-gelar” lainnya.
Menurut dokterAmir, “Gelar-gelar” seperti itulah yang sudah terbenam dibenak mereka, sehingga kata-kata seperti itu selalu terngiang-ngiang dibenak mereka, dan kata-kata seperti itulah pada akhirnya yang semakin membentuk dan membunuh karakter yang sesungguhnya.
Kata-kata buruk yang seringkali diucapkan orang tua ketika kesal dan marah pada anaknya, hampir rata-rata seperti dibawah ini:
“Dasar kamu! Memang anak pembawa sial!”
“Kamu selalu menyusahkan orangtua!”
“Kamu memang anak terkutuk! Pasti hidupmu akan sengsara!”
Serta masih banyak lagi kata-kata yang buruk lainnya.
Pernahkah Anda sebagai orang tua mengatakan kata-kata tersebut terhadap anak-anak Anda ? Kalau memang pernah sebaiknya segera dihentikan, karena kata-kata seperti itu bisa menjadi do’a yang tanpa disengaja, yang bisa membunuh karakter sesungguhnya anak Anda, sehingga kata-kata buruk itulah yang pada akhirnya membentuk karakter anak Anda.
menurut Dr, Amir, manusia melakukan proses berpikir dengan tiga cara yaitu,
- Berpikir Visual adalah berpikir dengan cara kita membuat gambaran di dalam pikiran kita.
- Berpikir Auditori adalah berpikir dengan cara kita melakukan dialog internal (self-talk).
- Berpikir Kinestetik adalah berpikir dengan cara melibatkan perasaan atau emosi kita.
Gambaran masa depan seseorang ternyata dapat di prediksi dari hal-hal yang dia yakini. Ketika kita meyakini sesuatu maka seluruh “sumberdaya” dalam tubuh kita sampai level sel terkecil pun akan mendukung apa-apa yang telah kita yakini itu.
Sebagian besar, suatu keyakinan dibentuk dari perilaku yang dilihat dan kata-kata yang didengarnya setiap hari khususnya yang menyangkut tentang diri kita. Jika perilaku buruk atau kata-kata buruk yang sering diterimanya, maka bisa dipastikan perlahan tapi pasti bahwa perilaku burukpun akan terwujud dan begitu pula sebaliknya. Demikianlah yang dikatakan Dr. Amir Zuhdi lebih lanjut.
“Anak adalah Amanah dan Titipan Allah yang dititipkannya pada orang Dia percaya. Adalah kewajiban orang tua untuk memelihara dan membesarkan, serta memberikan pendidikan yang cukup, karena ananah tersebut akan dipertanggungjawabkan diakhirat nanti”
Thursday, September 27, 2012
3:42 AM
Unknown
Sebagai manusia normal pasti memiliki cinta dan nafsu. Kalau berbicara mengenai keduanya ini, perbedaan cinta dan nafsu bisa dikatakan hampir sama, mengapa demikian? Ya karena otak yang memegang peranan dalam pengendalian cinta dan nafsu.
Jadi orang yang yang menjalaninya bisa dikatakan cinta atau nafsu tergantung dari otak mana yang akan diaktifkan/digunakan. Sebelum membahas lebih jauh, saya akan berikan sedikit pengertian antara cinta dan nafsu, tapi saya juga ingin anda memberi komentar barangkali saya salah dalam memberi pengertian cinta dan nafsu ini nantinya. Ok saya akan bahas dulu satu persatu.

Makna Cinta dan Hawa Nafsu
Cinta : adalah ungkapan hati / perasaan untuk saling sayang dan menyayangi atau suatu dorongan emosional yang kuat dari rasa sayang dan timbulnya perasaan untuk tertarik. Cinta itu memiliki pengertian dari sebuah aksi yang mau berkorban untuk menyenangkan dan menuruti kemauan dari yang dicintainya serta aksi untuk menunjukkan rasa perhatian penuh, kasih sayang.
Hawa nafsu : adalah dorongan emosional yang mampu membuat daya pikir orang langsung menuju ke perihal keinginan / sebuah hasrat yang berhubungan dengan perilaku / tindakan ke arah seks.
Mengapa antara cinta dan nafsu hampir sama? Bisakah keduanya dibedakan? Ya, pasti bisa. Dalam hal ini peran dari otak sangat dominan dalam menentukan apakah itu cinta dan apakah itu nafsu. Jadi pada bagian otak mana yang akan diaktifkan. Otak seseorang dirangsang oleh perasaan cinta dan hawa nafsu.
Para ilmuwan telah meneliti dan memperoleh jawabannya, "dua bagian otak yaitu Insula dan Striatum yang mengoperasikan dimana nafsu seksual berkembang sampai akhirnya timbullah perasaan cinta". Hawa nafsu akan memicu pada bagian otak yang mengontrol perasaan senang yang berkenaan makanan dan juga seks. Sedangkan cinta akan memicu pada bagian otak yang berkenaan dengan kebiasaan. Jadi otak yang dapat membedakan antara cinta dan nafsu. Cinta akan diperlakukan oleh otak menurut kebiasaan dan akan terbentuk dari masa ke masa. Jadi bisa dikatakan, setelah nafsu timbullah cinta. Hal inilah yang membuat rasa cinta merupakan sebuah kebiasaan yang terbentuk manakala hasrat seksual mulai dihargai. Mekanisme ikatan dalam berhubungan yang membuat suatu perubahan dari nafsu menjadi cinta.
Wednesday, September 19, 2012
1:27 AM
Unknown
Cara Membaca Karakter Seseorang Lewat Tulisan | Saat kita menulis sebenarnya tangan kita hanya sebagai alat untuk memegang pena. Gaya tulisan kita itu berasal dari pikiran bawah sadar kita. maka bisa dikatakan bahwa tulisan bisa mengungkapkan berbagai perasaan emosi si penulisnya.
Tentu saja untuk mengetahuinya tidak sembarangan ada ilmu membaca rahasia dibalik tulisan tangan atau yang disebut dengan graphology. Ambil pulpenmu dan tuliskan sesuatu yang mana yah kira-kira karaktermu? Berikut penjelasan secara garis besarnya.
1. Tekanan
Dari kuat atau ringannya tekanan tulisan seseorang kita dapat mengetahui karakter orang tersebut. Bisa kamu perhatikan dengan memperhatikan bekas goresan dibalik kertas.
- Tekanan yang kuat:
Orang yang tulisannya tebal hingga menimbulkan bekas coretan dibalik kertas biasanya mereka memiliki emosional yang tinggi. Terlalu mendalami perasaan mereka baik itu bahagia atau sakit hati. Mereka menyerap segala suatu seperti spon. Biasanya mereka juga memiliki selera yang tinggi. Tegas dan memiliki keinginan yang kuat bahkan cenderung memaksakan orang lain untuk menuruti kemauan meraka. Makanya tak jarang orang yang memiliki tekanan tulisan seperti ini biasanya kaku susah menyesuaikan diri dalam pergaulan.
- Tekanan yang ringan:
Tulisan yang memiliki tekanan halus mencerminkan kepribadian yang tenang dan santai. Mereka lebih bertoleransi pengertian sulit mengambil keputusan dan biasanya mudah terpengaruh
2. Ukuran
Tulisan yang memiliki tekanan halus mencerminkan kepribadian yang tenang dan santai. Mereka lebih bertoleransi pengertian sulit mengambil keputusan dan biasanya mudah terpengaruh
2. Ukuran
- Tulisan besar
Orang yang menulis dengan ukuran tulisan yang besar biasanya cenderung suka diperhatikan selalu ingin tampil didepan dan ingin didengarkan.
- Tulisan kecil
Orang yang menulis dengan ukuran kecil biasanya lebih memperhatikan detail introspektif cenderung lebih pendiam dan mandiri
3. Kemiringan
- Miring ke kanan
Orang dengan tulisan seperti ini biasanya memiliki karakter yang impulsif emosional aktif suka bergaul ramah menyukai tantangan lebih terbuka (ekstrovert) dan ekspresif
- Miring ke kiri
Jenis tulisan seperti ini biasanya penulisnya bersikap menutup diri (introvert). Lebih protektif selalu berpikir logis dan mencerminkan sifat seseoarang yang lebih menarik diri.
4. Tegak lurus
Orang yang memiliki tulisan tegak lurus mencerminkan seseorang yang bisa mengontrol diri dan bisa menahan Saat kita menulis sebenarnya tangan kita hanya sebagai alat untuk memegang pena. Gaya tulisan kita itu berasal dari pikiran bawah sadar kita. maka bisa dikatakan bahwa tulisan bisa mengungkapkan berbagai perasaan emosi si penulisnya. Tentu saja untuk mengetahuinya tidak sembarangan ada ilmu membaca rahasia dibalik tulisan tangan atau yang disebut dengan graphology. Ambil pulpenmu dan tuliskan sesuatu yang mana yah kira-kira karaktermu? Berikut penjelasan secara garis besarnya.
Saturday, June 16, 2012
5:56 PM
Unknown
Inilah 7 Kalimat yang Tak Boleh Didengar Anak Berbagai masalah dalam hidup, baik masalah rumah tangga, pekerjaan, sampai kenakalan anak, tak jarang membuat Anda lepas kontrol dan marah.
Bahkan tak jarang, anak-anak menjadi sasaran kemarahan Anda, entah melalui sikap ataupun kata-kata kasar yang keluar dari mulut Anda. Hati-hati bila Anda sering kelepasan bicara kasar.
“Kata-kata bisa menjadi sumber inspirasi, tapi juga bisa melukai perasaan,” ungkap Chick Moorman, penulis buku Parent Talk dan Spirit Whisperers.
Meskipun anak Anda menimbulkan banyak masalah, namun sebagai orangtua tak sepatutnya Anda melontarkan kata-kata yang menyakitkan bagi anak. Karena efek dari ucapan yang kasar tersebut seringkali lebih merugikan daripada yang Anda bayangkan. Contohnya seperti ini.
1. “Kalau nakal, Ibu akan meninggalkanmu di sini.
” Anda mengancam dan menakuti anak-anak dengan harapan agar mereka patuh pada perintah Anda. Perlu Anda ketahui, ketakutan terbesar anak-anak kecil adalah tersesat sendirian, dan merasa tidak aman. Oleh karena itu, tindakan Anda meninggalkannya sendirian akan menimbulkan trauma bagi dirinya.
Alih-alih mengancam dan menakuti anak, lebih baik katakan keinginan Anda dengan baik. Misalnya ketika anak merengek minta mainan, katakan saja padanya, “Arka, kalau kamu terus merengek seperti itu, kita akan pulang sekarang. Tapi kalau kamu tidak nakal, kita akan tetap di toko ini dan memilih belanjaan bersama.”
Alternatif lainnya adalah dengan beristirahat sejenak. Kenakalan anak dan kemarahan Anda mungkin saja merupakan tanda bahwa Anda atau anak butuh istirahat.
2. “Kamu seharusnya malu.
” Banyak orangtua yang beranggapan bahwa dengan mengungkapkan hal tersebut anak akan malu dan akan mengubah sikapnya sesuai dengan yang mereka inginkan. Tetapi, anak kecil belum dapat memahami rasa malu yang terjadi akibat kesalahan yang diperbuatnya. Karena itu, hal ini belum tentu langsung berhasil. Jika terlalu sering mengatakan hal ini, mereka hanya akan berpikir bahwa segala sesuatu yang dilakukannya selalu salah.
3. “Seandainya kamu tidak pernah ada.
” Kalimat ini punya makna: “Ayah dan ibu tidak pernah menginginkanmu.” Karenanya, kalimat ini tidak sepantasnya diucapkan oleh orangtua. Kalimat ini akan sangat menyakitkan bagi si anak, maupun orang lain yang mendengarnya.
Terlepas dari kenakalan yang telah dilakukan anak, ia hadir karena kehendak Anda dan suami. Maka, bersikaplah sebagai orangtua yang bertanggungjawab dengan mengasuh dan mendidik anak dengan baik, bukannya menyalahkannya karena lahir di dunia.
4. “Kamu yang membuat Ibu bercerai.
” Tidak ada anak yang menjadi penyebab orangtuanya bercerai. Ketika kalimat ini diucapkan, maka secara tak langsung Anda membuat anak-anak menanggung beban emosional seumur hidupnya.
Bahkan ketika Anda menjelaskan dengan penuh kehati-hatian tentang perceraian, anak-anak akan merasa sangat bertanggung jawab atas keputusan Anda untuk bercerai. Anak akan beranggapan bahwa jika dia bersikap lebih baik, maka Anda tidak akan bercerai. Meski tak terucapkan oleh anak, masalah ini sering jadi masalah yang serius.
5. “Kenapa kamu tidak seperti saudaramu yang lain?
” Dengan mengatakan hal ini maka secara tidak langsung Anda membandingkan anak-anak dengan saudaranya yang lain, bahwa anak tidak cukup pintar, cukup baik, ataupun cepat belajar dibanding saudaranya. Pembandingan ini juga akan meningkatkan persaingan antarsaudara meningkat, yang kelak akan merusak hubungan persaudaraan dan mengembangkan keterpisahan.
Terima setiap anak dalam keluarga Anda, karena mereka memiliki keunikan dan keistimewaan sendiri. Bantu anak untuk melihat keistimewaan mereka dengan berfokus pada masing-masing individu tanpa menggunakan perbandingan.
6. “Biar Ibu yang menyelesaikan.
” Mungkin, maksud hati ingin membantunya menyelesaikan pekerjaan rumah yang sulit dikerjakan. Namun, jika Anda terlalu sering melakukan hal ini, maka Anda telah mengambil alih pekerjaan anak yang seharusnya bisa dikerjakannya sendiri. Hal ini justru malah akan melemahkannya.
Mengambil alih pekerjaan anak mungkin bisa menghemat waktu Anda di masa sekarang, tetapi Anda meninggalkan beban di masa depan karena anak jadi tak terbiasa mandiri.
7. “Ibu bilang begitu, ikuti saja.
” Kalimat ini memang terdengar seperti perintah keras bagi anak. Namun, arti yang terdalam dari kalimat ini adalah, “Saya orang dewasa, dan kamu anak-anak”, atau “Saya pintar, dan kamu bodoh”, atau “Saya berkuasa, dan kamu tidak”, atau “Saya yang mengatur, dan kamu yang harus mengerjakan”. Penegasan ini akan menciptakan jurang yang lebar antara Anda dan anak.
Gaya bicara seperti ini menimbulkan rasa kesal pada anak, bahkan mungkin rasa benci dan persaingan untuk berebut kekuasaan dalam rumah. Cobalah untuk menggunakan bahasa yang lebih baik untuk mengungkapkan ketidaksetujuan anak, sehingga mereka lebih menghormati dan mengerti apa yang Anda rasakan.
source
Bahkan tak jarang, anak-anak menjadi sasaran kemarahan Anda, entah melalui sikap ataupun kata-kata kasar yang keluar dari mulut Anda. Hati-hati bila Anda sering kelepasan bicara kasar.
“Kata-kata bisa menjadi sumber inspirasi, tapi juga bisa melukai perasaan,” ungkap Chick Moorman, penulis buku Parent Talk dan Spirit Whisperers.
Meskipun anak Anda menimbulkan banyak masalah, namun sebagai orangtua tak sepatutnya Anda melontarkan kata-kata yang menyakitkan bagi anak. Karena efek dari ucapan yang kasar tersebut seringkali lebih merugikan daripada yang Anda bayangkan. Contohnya seperti ini.
1. “Kalau nakal, Ibu akan meninggalkanmu di sini.
” Anda mengancam dan menakuti anak-anak dengan harapan agar mereka patuh pada perintah Anda. Perlu Anda ketahui, ketakutan terbesar anak-anak kecil adalah tersesat sendirian, dan merasa tidak aman. Oleh karena itu, tindakan Anda meninggalkannya sendirian akan menimbulkan trauma bagi dirinya.
Alih-alih mengancam dan menakuti anak, lebih baik katakan keinginan Anda dengan baik. Misalnya ketika anak merengek minta mainan, katakan saja padanya, “Arka, kalau kamu terus merengek seperti itu, kita akan pulang sekarang. Tapi kalau kamu tidak nakal, kita akan tetap di toko ini dan memilih belanjaan bersama.”
Alternatif lainnya adalah dengan beristirahat sejenak. Kenakalan anak dan kemarahan Anda mungkin saja merupakan tanda bahwa Anda atau anak butuh istirahat.
2. “Kamu seharusnya malu.
” Banyak orangtua yang beranggapan bahwa dengan mengungkapkan hal tersebut anak akan malu dan akan mengubah sikapnya sesuai dengan yang mereka inginkan. Tetapi, anak kecil belum dapat memahami rasa malu yang terjadi akibat kesalahan yang diperbuatnya. Karena itu, hal ini belum tentu langsung berhasil. Jika terlalu sering mengatakan hal ini, mereka hanya akan berpikir bahwa segala sesuatu yang dilakukannya selalu salah.
3. “Seandainya kamu tidak pernah ada.
” Kalimat ini punya makna: “Ayah dan ibu tidak pernah menginginkanmu.” Karenanya, kalimat ini tidak sepantasnya diucapkan oleh orangtua. Kalimat ini akan sangat menyakitkan bagi si anak, maupun orang lain yang mendengarnya.
Terlepas dari kenakalan yang telah dilakukan anak, ia hadir karena kehendak Anda dan suami. Maka, bersikaplah sebagai orangtua yang bertanggungjawab dengan mengasuh dan mendidik anak dengan baik, bukannya menyalahkannya karena lahir di dunia.
4. “Kamu yang membuat Ibu bercerai.
” Tidak ada anak yang menjadi penyebab orangtuanya bercerai. Ketika kalimat ini diucapkan, maka secara tak langsung Anda membuat anak-anak menanggung beban emosional seumur hidupnya.
Bahkan ketika Anda menjelaskan dengan penuh kehati-hatian tentang perceraian, anak-anak akan merasa sangat bertanggung jawab atas keputusan Anda untuk bercerai. Anak akan beranggapan bahwa jika dia bersikap lebih baik, maka Anda tidak akan bercerai. Meski tak terucapkan oleh anak, masalah ini sering jadi masalah yang serius.
5. “Kenapa kamu tidak seperti saudaramu yang lain?
” Dengan mengatakan hal ini maka secara tidak langsung Anda membandingkan anak-anak dengan saudaranya yang lain, bahwa anak tidak cukup pintar, cukup baik, ataupun cepat belajar dibanding saudaranya. Pembandingan ini juga akan meningkatkan persaingan antarsaudara meningkat, yang kelak akan merusak hubungan persaudaraan dan mengembangkan keterpisahan.
Terima setiap anak dalam keluarga Anda, karena mereka memiliki keunikan dan keistimewaan sendiri. Bantu anak untuk melihat keistimewaan mereka dengan berfokus pada masing-masing individu tanpa menggunakan perbandingan.
6. “Biar Ibu yang menyelesaikan.
” Mungkin, maksud hati ingin membantunya menyelesaikan pekerjaan rumah yang sulit dikerjakan. Namun, jika Anda terlalu sering melakukan hal ini, maka Anda telah mengambil alih pekerjaan anak yang seharusnya bisa dikerjakannya sendiri. Hal ini justru malah akan melemahkannya.
Mengambil alih pekerjaan anak mungkin bisa menghemat waktu Anda di masa sekarang, tetapi Anda meninggalkan beban di masa depan karena anak jadi tak terbiasa mandiri.
7. “Ibu bilang begitu, ikuti saja.
” Kalimat ini memang terdengar seperti perintah keras bagi anak. Namun, arti yang terdalam dari kalimat ini adalah, “Saya orang dewasa, dan kamu anak-anak”, atau “Saya pintar, dan kamu bodoh”, atau “Saya berkuasa, dan kamu tidak”, atau “Saya yang mengatur, dan kamu yang harus mengerjakan”. Penegasan ini akan menciptakan jurang yang lebar antara Anda dan anak.
Gaya bicara seperti ini menimbulkan rasa kesal pada anak, bahkan mungkin rasa benci dan persaingan untuk berebut kekuasaan dalam rumah. Cobalah untuk menggunakan bahasa yang lebih baik untuk mengungkapkan ketidaksetujuan anak, sehingga mereka lebih menghormati dan mengerti apa yang Anda rasakan.
source
Monday, June 11, 2012
1:27 PM
Unknown
Berbagi Ilmu dan Informasi Terkini 1. Suka bangun kesiangan bahkan sampai soreIni dikarenakan kebiasaan tidak tidur semalaman sehingga siang dijadikan malam, malam dijadikan siang.
2. Lebih semangat bekerja saat malam tibaYa, disini orang yang sudah terbiasa begadang akan merasa sangat bergairah melakukan sesuatu di malam hari, entah itu untuk pekerjaan ataupun hal-hal lainnya.
3. Makan saat rasa lapar datangRata-rata orang yang hobi begadang terkadang lupa sama yang namanya makan, mereka cenderung asik dengan kegiatannya masing-masing. di saat perut mereka lapar baru mereka makan, jelas ini sangat tidak baik untuk kesehatan.
4. Makan jadi tidak teraturIdealnya, salah satu cara pola hidup sehat adalah makan teratur tepat waktu. Kebanyakan mereka yang hobi begadang melalaikan aturan ini sehingga sering terkena berbagai penyakit seperti anemia, maag, dll.
5. Saat di depan komputer males ngapa-ngapain kalau nggak penting-penting amatkalau yang ini relatif, karena banyak mereka yang hobi begadang karena keasikan di depan komputer seperti main game, browsing, dll.
6. Teman sejati rokok + kopi (tidak semua doyan)Sepertinya ini sudah menjadi kewajiban dan menjadi kebiasaan bagi mereka yang hobi begadang, karena khususnya kopi bisa mengurangi rasa kantuk sehingga jangan aneh jika melihat orang yang hobi begadang pasti sangat doyan sama yang namanya kopi dan rokok.
7. Banyak ide males ngomong, harus dipancing supaya bisa mengutarakannyaKarena kurangnya intensitas tidur di malam hari sangat menguras tenaga dan pikiran mereka sehingga cenderung 'kurang aktif' dalam kehidupan sehari-hari
8. Tidur saat matahari terbit sama diomelin ortuMungkin ini berlaku bagi mereka yang masih tinggal bersama orang tua, kebiasaan begadang dan tidur saat matahari terbit jelas tidak baik untuk kesehatan.
9. Mata terlihat sayu-sayu ngantuk tapi semangat, berpenampilan layaknya orang bingung tapi banyak pengetahuanKebiasaan begadang jelas berpangaruh pada fisik seseorang, bukan hanya dari kondisi badan yang cenderung tidak sehat,lemas, juga berpengaruh pada mata yang terlihat sayu-sayu seperti zombie.
10. Tidak peduli besok masuk kerja jam berapaIni sesuatu yang sangat berbahaya bagi mereka yang hobi begadang. Mungkin karena intensitas tidur di malam hari yang kurang, sehingga melalaikan apa yang jadi kewajiban di siang hari.
source
2. Lebih semangat bekerja saat malam tibaYa, disini orang yang sudah terbiasa begadang akan merasa sangat bergairah melakukan sesuatu di malam hari, entah itu untuk pekerjaan ataupun hal-hal lainnya.
3. Makan saat rasa lapar datangRata-rata orang yang hobi begadang terkadang lupa sama yang namanya makan, mereka cenderung asik dengan kegiatannya masing-masing. di saat perut mereka lapar baru mereka makan, jelas ini sangat tidak baik untuk kesehatan.
4. Makan jadi tidak teraturIdealnya, salah satu cara pola hidup sehat adalah makan teratur tepat waktu. Kebanyakan mereka yang hobi begadang melalaikan aturan ini sehingga sering terkena berbagai penyakit seperti anemia, maag, dll.
5. Saat di depan komputer males ngapa-ngapain kalau nggak penting-penting amatkalau yang ini relatif, karena banyak mereka yang hobi begadang karena keasikan di depan komputer seperti main game, browsing, dll.
6. Teman sejati rokok + kopi (tidak semua doyan)Sepertinya ini sudah menjadi kewajiban dan menjadi kebiasaan bagi mereka yang hobi begadang, karena khususnya kopi bisa mengurangi rasa kantuk sehingga jangan aneh jika melihat orang yang hobi begadang pasti sangat doyan sama yang namanya kopi dan rokok.
7. Banyak ide males ngomong, harus dipancing supaya bisa mengutarakannyaKarena kurangnya intensitas tidur di malam hari sangat menguras tenaga dan pikiran mereka sehingga cenderung 'kurang aktif' dalam kehidupan sehari-hari
8. Tidur saat matahari terbit sama diomelin ortuMungkin ini berlaku bagi mereka yang masih tinggal bersama orang tua, kebiasaan begadang dan tidur saat matahari terbit jelas tidak baik untuk kesehatan.
9. Mata terlihat sayu-sayu ngantuk tapi semangat, berpenampilan layaknya orang bingung tapi banyak pengetahuanKebiasaan begadang jelas berpangaruh pada fisik seseorang, bukan hanya dari kondisi badan yang cenderung tidak sehat,lemas, juga berpengaruh pada mata yang terlihat sayu-sayu seperti zombie.
10. Tidak peduli besok masuk kerja jam berapaIni sesuatu yang sangat berbahaya bagi mereka yang hobi begadang. Mungkin karena intensitas tidur di malam hari yang kurang, sehingga melalaikan apa yang jadi kewajiban di siang hari.
source
1:06 PM
Unknown
Berbagi Ilmu dan Informasi Terkini 3 Cara Membuat Cowok Bersikap Lebih Dewasa - Anda menjalin hubungan dengan pria yang tampan, baik, humoris dan memperlakukan Anda bagai seorang putri. Masalahnya, ia seringkali bertindak seperti pria berumur 16 tahun yang lebih banyak menghabiskan waktunya dengan bermain game daripada bekerja. Berikut adalah empat cara untuk membantu dia menghilangkan sifat kekanak-kanakannya itu, seperti yang dikutip dari sheknows.
1. Ingat Anda bukan ibunya
Kotornya kamar tidur si dia, terkadang seringkali membuat Anda tak tahan untuk membersihkannya. Kebiasaan mengingatkan ia untuk membayar tagihan telepon dan membeli kebutuhan mandinya hanya akan membuat ia merasa ada yang 'mengurusinya'. Tetapi Anda adalah kekasihnya, bukanlah ibu atau pengasuhnya. Biarkan ia sendiri yang melakukan pekerjaan rumah yang sudah menjadi kewajibannya.
2. Beri ia tanggung jawab
Tanggung jawab disini bukanlah memindahkan tanggung jawab Anda kepadanya. Berilah ia sedikit tanggung jawab dengan beberapa tugas sederhana. Untuk Anda yang sudah menikah, Anda bisa meminta suami untuk menaruh baju yang telah ia pakai di tempat baju kotor. Atau bagi yang belum menikah, berikan ia tugas seperti mengajak adik kecil Anda berjalan-jalan.
3. Buat ia mau mencoba hal lain
Jika video game dan makan pizza di depan televisis adalah kegiatan favoritnya, ia perlu melakukan hal lain. Berilah ia hadiah berupa paket anggota klub fotografi atau pusat kebugaran. Lakukan kegiatan tersebut berdua agar suasana lebih menyenangkan.
1. Ingat Anda bukan ibunya
Kotornya kamar tidur si dia, terkadang seringkali membuat Anda tak tahan untuk membersihkannya. Kebiasaan mengingatkan ia untuk membayar tagihan telepon dan membeli kebutuhan mandinya hanya akan membuat ia merasa ada yang 'mengurusinya'. Tetapi Anda adalah kekasihnya, bukanlah ibu atau pengasuhnya. Biarkan ia sendiri yang melakukan pekerjaan rumah yang sudah menjadi kewajibannya.
2. Beri ia tanggung jawab
Tanggung jawab disini bukanlah memindahkan tanggung jawab Anda kepadanya. Berilah ia sedikit tanggung jawab dengan beberapa tugas sederhana. Untuk Anda yang sudah menikah, Anda bisa meminta suami untuk menaruh baju yang telah ia pakai di tempat baju kotor. Atau bagi yang belum menikah, berikan ia tugas seperti mengajak adik kecil Anda berjalan-jalan.
3. Buat ia mau mencoba hal lain
Jika video game dan makan pizza di depan televisis adalah kegiatan favoritnya, ia perlu melakukan hal lain. Berilah ia hadiah berupa paket anggota klub fotografi atau pusat kebugaran. Lakukan kegiatan tersebut berdua agar suasana lebih menyenangkan.
Semoga Bermanfaat Selalu Kunjungi Berbagi Ilmu dan Informasi Terkini ya
Sunday, June 10, 2012
9:50 PM
Unknown
Berbagi Ilmu dan Informasi Terkini - Rasa takut adalah musuh bebuyutan manusia. Kita sendiri pun pasti mengalami betapa kita seringkali melakukan berbagai upaya untuk menghindari rasa takut. Bila seorang anak kecil takut untuk tidur sendiri, timbul belas kasihan kita dan kemudian menemaninya tidur.
Banyak hubungan yang tidak berjalan baik karena takut bicara, takut melukai perasaan, atau takut kehilangan. Orang yang menderita psikosomatik, sebenarnya menderita ketakutan yang disimpan dalam-dalam dan diekspresikan dalam rasa sakit fisik berkepanjangan.
Di perusahaan, kita pun ingin menghindarkan karyawan dari rasa cemas, misalnya tidak dengan transparan memberitakan keadaan keuangan perusahaan, agar para karyawan tidak merasa takut atau bahkan hengkang ke perusahaan yang bisa memberi rasa aman. Padahal, melarikan diri dari rasa takut tidak menyelesaikan masalahnya, bukan? Tanpa disadari, kita juga menjauh dari proses belajar yang sebetulnya dibutuhkan untuk membuat diri kita lebih kuat.
Rasa takut yang “dipelihara” sudah pasti tidak akan membawa kebaikan. Bila dalam sebuah organisasi, rasa takut tidak dikelola dengan baik, kita akan menemui suasana yang mencekam, di mana banyak orang takut bicara, takut salah, penuh rasa curiga, tidak mau mengambil risiko, dan menjadi tegang.
Robert J. Herbold dalam bukunya What’s Holding You Back? mengemukakan bahwa ada dua hal penting yang terjadi, bila suatu lembaga dikelola oleh seorang pimpinan yang penakut. Pertama-tama, organisasi sudah pasti semakin kompleks, namun pimpinan tidak bisa membatasi kebutuhan sumber daya manusianya dan juga tidak bisa menghadapi pihak-pihak yang ingin "memikirkan dirinya sendiri". Alhasil divisi atau organsiasi di bawah pimpinan si penakut ini menjadi birokratis dan kompleks, lamban dan kaku.
Kedua, dalam menanggapi ide-ide dan gagasan baru seorang manajer yang penakut akan berorientasi ke konsensus, sehingga keputusan tidak bisa diambil dengan cepat padahal situasinya kritis. Berarti, pemimpin pun perlu dibekali dengan keberanian yang kongkrit.
Bila kita ingin merekrut para manager ataupun pejabat, ada baiknya kita juga mengecek, apakah si calon ini pemberani atau tidak. Pertanyaannya, adakah cara menggunakan rasa takut ini untuk menjadi pemimpin efektif? Bila rasa takut tidak boleh ditekan dan ditahan, apa yang harus kita kerjakan?
Rasa takut sebagai vitamin
Kita bisa belajar memanfaatkan rasa takut dari Edwards Deming. Pada tahun 60-70 an, ketika melakukan gerakan revolusioner pada kontrol kualitas industri Jepang, beliau justru membahas rasa takut sebagai unsur penting dalam kontrol kualitas. Dalam pembahasannya mengenai “drive out fear”, Deming mengatakan bahwa lawan dari situasi yang menakutkan adalah atmosfir yang inovatif, kreatif, spontanitas, energi yang lebih kuat dan otomatis, serta produktivitas.
Bila dalam suatu situasi kerja, orang tidak takut untuk mencoba dan mencari jalan lain agar lebih baik, maka suasana kerja akan berbau inovasi dan pengembangan. Dalam situasi begini, komplen pelanggan dijadikan sarana perbaikan, teguran atasan akan dianggap sebagai cemeti untuk lebih berprestasi, sehingga semua hal yang sebenarnya bagi lingkungan lain dianggap momok yang membuat hati kecut, justru dianggap sebagai vitamin yang menyehatkan.
Salah satu jalan keluar dari rasa takut adalah menyadari apa yang menjadi sumber ketakutan kita, dan kemudian berusaha bersikap lebih rasional. Kita perlu berani meninjau kembali rasa takut kita, siapa tahu pengaruh negatif ini bisa kita switch menjadi rasa tidak nyaman yang positif. Daripada menekan rasa takut melakukan presentasi, mari kita menghitung risiko dan semua kemungkinan bila presentasi itu tidak berhasil. Saat kita menghitung risiko, seringkali kita menemukan bahwa apa yang kita takutkan tidak benar-benar nyata, dan kita pun menjadi lebih siap dan kuat untuk menghadapi situasi gagal.
Bila kita perlu menyampaikan hal yang tidak enak, tidak simpatik, tidak membuat orang lain happy, pertanyakan apakah kita sudah didukung oleh data yang cukup? Bila menghadapi masalah yang pelik, apakah kita sudah memikirkan lebih dari satu jawaban? Selain bersikap berani, kitapun perlu menyertai keberanian kita dengan keberanian melakukan hal-hal yang operasional. Tidak sekadar "omdo".
Fearless leadership
Orang yang begitu sibuk berkutat dengan rasa takut sudah pasti tidak bisa berpikir jernih karena terbenam dalam kompleksitas pemikirannya. Dalam bukunya Fearless Leadership, Loretta Malandro, PhD, menegaskan bahwa bila kita ingin menjadi besar, kita perlu bernyali besar. Bila kita "main aman" terus, maka organisasi yang kita pimpin akan tetap kecil. Fearless Leadership bukanlah menghilangkan rasa takut, tetapi justru menghadapinya dan berusaha mencari solusi dengan memperhitungkan semua risiko yang ditakutkan akan terjadi itu.
Keberadaan di dalam keadaan discomfort inilah yang menyebabkan orang menjadi berpikir lebih keras dan berusaha mencari lebih banyak alternatif jawaban masalahnya, dan keluar dari solusi yang itu-itu juga. Menciptakan sense of urgency adalah salah satu cara untuk membangkitkan ketakutan yang positif. Artinya, anggota kelompok menyimpan rasa takut terhadap keterlambatan, sangsi sosial yang akan dihadapi bila tidak mencapai target dalam waktu yang sudah ditentukan, bahkan siap menerima konsekuensinya.
Orang harus yakin bahwa ia tidak memelihara "victim mentality"-nya dan harus berpikir inside out. Peter Drucker mengatakan, ”People who don’t take risks generally make about two big mistakes a year. People who do take risks generally make about two big mistakes a year.” Jadi, mengapa kita harus hidup dalam ketakutan? Bila sebagai pemimpin kita sungguh-sungguh ingin maju dan berkembang, kita tidak punya pilihan kecuali keluar dari rasa takut, mulai mengepakkan sayap dan memberanikan diri untuk think bigger, mengambil risiko dan berkomunikasi sejernih-jernihnya dengan anggota tim kita.
source
Banyak hubungan yang tidak berjalan baik karena takut bicara, takut melukai perasaan, atau takut kehilangan. Orang yang menderita psikosomatik, sebenarnya menderita ketakutan yang disimpan dalam-dalam dan diekspresikan dalam rasa sakit fisik berkepanjangan.
Di perusahaan, kita pun ingin menghindarkan karyawan dari rasa cemas, misalnya tidak dengan transparan memberitakan keadaan keuangan perusahaan, agar para karyawan tidak merasa takut atau bahkan hengkang ke perusahaan yang bisa memberi rasa aman. Padahal, melarikan diri dari rasa takut tidak menyelesaikan masalahnya, bukan? Tanpa disadari, kita juga menjauh dari proses belajar yang sebetulnya dibutuhkan untuk membuat diri kita lebih kuat.
Rasa takut yang “dipelihara” sudah pasti tidak akan membawa kebaikan. Bila dalam sebuah organisasi, rasa takut tidak dikelola dengan baik, kita akan menemui suasana yang mencekam, di mana banyak orang takut bicara, takut salah, penuh rasa curiga, tidak mau mengambil risiko, dan menjadi tegang.
Robert J. Herbold dalam bukunya What’s Holding You Back? mengemukakan bahwa ada dua hal penting yang terjadi, bila suatu lembaga dikelola oleh seorang pimpinan yang penakut. Pertama-tama, organisasi sudah pasti semakin kompleks, namun pimpinan tidak bisa membatasi kebutuhan sumber daya manusianya dan juga tidak bisa menghadapi pihak-pihak yang ingin "memikirkan dirinya sendiri". Alhasil divisi atau organsiasi di bawah pimpinan si penakut ini menjadi birokratis dan kompleks, lamban dan kaku.
Kedua, dalam menanggapi ide-ide dan gagasan baru seorang manajer yang penakut akan berorientasi ke konsensus, sehingga keputusan tidak bisa diambil dengan cepat padahal situasinya kritis. Berarti, pemimpin pun perlu dibekali dengan keberanian yang kongkrit.
Bila kita ingin merekrut para manager ataupun pejabat, ada baiknya kita juga mengecek, apakah si calon ini pemberani atau tidak. Pertanyaannya, adakah cara menggunakan rasa takut ini untuk menjadi pemimpin efektif? Bila rasa takut tidak boleh ditekan dan ditahan, apa yang harus kita kerjakan?
Rasa takut sebagai vitamin
Kita bisa belajar memanfaatkan rasa takut dari Edwards Deming. Pada tahun 60-70 an, ketika melakukan gerakan revolusioner pada kontrol kualitas industri Jepang, beliau justru membahas rasa takut sebagai unsur penting dalam kontrol kualitas. Dalam pembahasannya mengenai “drive out fear”, Deming mengatakan bahwa lawan dari situasi yang menakutkan adalah atmosfir yang inovatif, kreatif, spontanitas, energi yang lebih kuat dan otomatis, serta produktivitas.
Bila dalam suatu situasi kerja, orang tidak takut untuk mencoba dan mencari jalan lain agar lebih baik, maka suasana kerja akan berbau inovasi dan pengembangan. Dalam situasi begini, komplen pelanggan dijadikan sarana perbaikan, teguran atasan akan dianggap sebagai cemeti untuk lebih berprestasi, sehingga semua hal yang sebenarnya bagi lingkungan lain dianggap momok yang membuat hati kecut, justru dianggap sebagai vitamin yang menyehatkan.
Salah satu jalan keluar dari rasa takut adalah menyadari apa yang menjadi sumber ketakutan kita, dan kemudian berusaha bersikap lebih rasional. Kita perlu berani meninjau kembali rasa takut kita, siapa tahu pengaruh negatif ini bisa kita switch menjadi rasa tidak nyaman yang positif. Daripada menekan rasa takut melakukan presentasi, mari kita menghitung risiko dan semua kemungkinan bila presentasi itu tidak berhasil. Saat kita menghitung risiko, seringkali kita menemukan bahwa apa yang kita takutkan tidak benar-benar nyata, dan kita pun menjadi lebih siap dan kuat untuk menghadapi situasi gagal.
Bila kita perlu menyampaikan hal yang tidak enak, tidak simpatik, tidak membuat orang lain happy, pertanyakan apakah kita sudah didukung oleh data yang cukup? Bila menghadapi masalah yang pelik, apakah kita sudah memikirkan lebih dari satu jawaban? Selain bersikap berani, kitapun perlu menyertai keberanian kita dengan keberanian melakukan hal-hal yang operasional. Tidak sekadar "omdo".
Fearless leadership
Orang yang begitu sibuk berkutat dengan rasa takut sudah pasti tidak bisa berpikir jernih karena terbenam dalam kompleksitas pemikirannya. Dalam bukunya Fearless Leadership, Loretta Malandro, PhD, menegaskan bahwa bila kita ingin menjadi besar, kita perlu bernyali besar. Bila kita "main aman" terus, maka organisasi yang kita pimpin akan tetap kecil. Fearless Leadership bukanlah menghilangkan rasa takut, tetapi justru menghadapinya dan berusaha mencari solusi dengan memperhitungkan semua risiko yang ditakutkan akan terjadi itu.
Keberadaan di dalam keadaan discomfort inilah yang menyebabkan orang menjadi berpikir lebih keras dan berusaha mencari lebih banyak alternatif jawaban masalahnya, dan keluar dari solusi yang itu-itu juga. Menciptakan sense of urgency adalah salah satu cara untuk membangkitkan ketakutan yang positif. Artinya, anggota kelompok menyimpan rasa takut terhadap keterlambatan, sangsi sosial yang akan dihadapi bila tidak mencapai target dalam waktu yang sudah ditentukan, bahkan siap menerima konsekuensinya.
Orang harus yakin bahwa ia tidak memelihara "victim mentality"-nya dan harus berpikir inside out. Peter Drucker mengatakan, ”People who don’t take risks generally make about two big mistakes a year. People who do take risks generally make about two big mistakes a year.” Jadi, mengapa kita harus hidup dalam ketakutan? Bila sebagai pemimpin kita sungguh-sungguh ingin maju dan berkembang, kita tidak punya pilihan kecuali keluar dari rasa takut, mulai mengepakkan sayap dan memberanikan diri untuk think bigger, mengambil risiko dan berkomunikasi sejernih-jernihnya dengan anggota tim kita.
source
2:46 AM
Unknown
Berbagi Ilmu dan Informasi Terkini | Faktailmiah Pernyataan kalau kepribadian seseorang memiliki dominasi otak kiri atau otak kanan adalah mitos. Kenyataannya kedua belahan berperan dan saling ketergantungan.
Mitos ini mengatakan kalau seseorang dengan otak kanan umumnya kreatif, intuitif, berseni, sementara orang otak kiri cenderung pemecah masalah, lebih linier, dan logis. Mitos ini lahir dari sains murni, namun teknologi pencitraan modern telah menunjukkan kalau otak lebih saling fleksibel dari pada yang diduga sebelumnya.
Mitos ini mungkin berasal dari tahun 1800an, ketika para ilmuan menemukan kalau sebuah cedera pada satu sisi otak sering menyebabkan hilangnya kemampuan tertentu. Sebagai contoh, kemampuan spasial terlihat berada di sisi kanan otak, sementara bahasa ada di kiri. Mitos ini makin kuat di tahun 1960an, ketika para ilmuan mempelajari pasien epilepsi yang dibedah untuk memotong hubungan antara kedua belahan otak. Para peneliti menunjukkan kalau ketika kedua belahan tersebut tidak dapat berkomunikasi, kedua belahan otak dapat tidak sadar mengenai eksistensi satu sama lain – dan bahkan merespon berbeda pada rangsangan. Sebagai contoh, ketika seorang pasien ditanya apa yang ingin ia lakukan, otak kirinya mengatakan “tukang kayu” sementara otak kanan mengatakan “pembalap”.
Namun lebih baru ini, teknologi pindai otak mengungkapkan kalau peran belahan otak tidak begitu sederhana seperti diduga. Kedua belahan otak faktanya saling menggantikan. Sebagai contoh, pengolahan bahasa, pernah dipercaya kalau hanya dominasi otak kiri, namun sekarang diketahui terjadi di dua belahan otak: sisi kiri mengolah tata bahasa dan pengejaan sementara kanan mengolah intonasi. Begitu juga, eksperimen menunjukkan kalau belahan kanan tidak bekerja dalam isolasi dalam kemampuan spasial: otak kanan tampaknya berhubungan dengan naluri keruangan yang umum, sementara otak kiri berurusan dengan benda di lokasi tertentu.
Apa yang benar adalah kalau sisi kanan otak mengendalikan sisi kiri tubuh dan sebaliknya. Ini artinya, cedera di sisi kiri otak (seperti stroke otak kiri) dapat menyebabkan kerusakan pada belahan kanan tubuh (misalnya lumpuh kaki kanan).
2:40 AM
Unknown
![]() |
| Isaac Newton |
Dasar pemikiran hubungan antara kejeniusan dengan kegilaan telah banyak menarik perhatian banyak orang sejak lama. Fakta tersebut muncul dari banyaknya tokoh jenius seperti, Isaac Newton, Ludwig van Beethoven, Edgar Allan Poe, dan John Nash, yang mengalami gangguan kejiwaan.
Hasil penelitian baru yang menyebutkan hubungan keduanya, telah dibahas dalam sebuah acara 5th annual World Science Festival pada 31 Mei di New York, Amerika Serikat.
Salah satu panelis acara tersebut adalah Kay Redfield Jamison, psikolog klinis dan profesor dari Johns Hopkins University School of Medicine. Ia mengatakan, temuan ini mendukung bahwa banyak orang jenius yang justru mengalami siksaan psikis. Kreativitas bagi mereka terkait dengan gangguan suasana hati atau bipolar.
Sebuah penelitian lain yang diterbitkan tahun 2010 di Swedia pada 700.000 orang usia 16 tahun. Penelitian ini dilakukan untuk menguji kecerdasan peserta dan menindaklanjuti apakah 10 tahun berikutnya ada kemungkinan mengalami penyakit mental.
“Mereka menemukan bahwa orang yang unggul saat mereka berusia 16 tahun empat kali lebih mungkin untuk terus mengembangkan gangguan bipolar,” ungkap Jamison, seperti dilansir Livescience, Selasa (5/6).
Gangguan bipolar merupakan merupakan perubahan suasana hati yang ekstrem, terdiri dari episode kebahagiaan (mania) dan depresi. Kemudian bagaimana siklus ini dapat menciptakan kreativitas?
“Orang-orang dengan bipolar cenderung menjadi kreatif ketika mereka keluar dari depresi berat. Ketika suasana hati membaik, kegiatan otaknya pun bergeser. Aktivitas mati di bagian bawah otak yang disebut lobus frontal dan menyala di bagian yang lebih tinggi dari lobus,” jelas James Fallon, neurobiologis dari University of California-Irvine, yang ikut menjadi panelis.
Fallon menambahkan, hebatnya, pergeseran yang sama juga terjadi saat kreativitas terjadi dengan sangat tinggi pada otak manusia.
“Ada hubungan antar sirkuit yang terjadi antara bipolar dan kreativitas,” jelas Fallon.
Namun, tidak selamanya dorongan kreativitas muncul saat setelah depresi muncul. Kondisi gangguan kejiwaan juga dapat melemahkan atau bahkan mengancam hidup seseorang.
2:33 AM
Unknown
Berbagi Ilmu dan Informasi Terkini | Duniapsikologi Tersenyum (smiles) lebih dari sekedar ungkapan rasa senang dan bahagia. Setiap orang pasti pernah tersenyum, ketika sendiri maupun berada dalam lingkungan sosial, namun bukan hanya memberi sinyal bahwa mereka bahagia, jauh dari itu.
Kita tersenyum untuk tujuan sosial tertentu, karena dapat mengirimkan segala macam ‘sinyal’ yang dapat berguna untuk orang lain.
Berikut ini adalah 9 manfaat sebuah senyuman yang dapat kita gunakan untuk mengirimkan pesan tentang kepercayaan (trustworthiness), keramahan (attractivity) dan banyak lagi. Mari kita simak ;
1. Membuat orang lain untuk mempercayai Anda
Dalam sebuah lingkungan, di mana semua orang mudah berbohong, siapa yang harus kita percaya? Salah satu ‘sinyal’ yang menunjukkan kita dapat dipercaya orang lain adalah tersenyum. Senyum yang tulus dapat mengirim pesan bahwa orang lain bisa percaya dan bekerja sama dengan kita. Orang yang tersenyum dinilai lebih tinggi kemurahan hatinya, dan ketika orang berbagi satu sama lain mereka cenderung menampilkan senyum yang tulus (Mehu et al., 2007).
Para ekonom bahkan menganggap bahwa senyum memiliki nilai. Dalam satu studi oleh Scharlemann dkk (2001), subjek penelitian cenderung mempercayai orang lain jika mereka tersenyum. Studi ini menemukan bahwa tersenyum berpengaruh pada tingkat kepercayaan kepada orang lain sekitar 10%.
2. Senyum meringankan ‘hukuman’
Ketika orang melakukan hal-hal buruk mereka sering tersenyum. Ketika anda ditilang pak polisi di jalan bagaimana ekspresi anda? Kemungkinannya ada dua, tersenyum dan ketakutan. Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh LaFrance dan Hecht (1995), menunjukkan bahwa orang-orang yang melanggar aturan, mereka tersenyum setelah tertangkap basah. Tidak peduli apakah itu senyum palsu, senyum sedih atau senyuman tulus. senyuman ini cukup berguna karena kita lebih dapat dipercaya daripada mereka yang tidak tersenyum. Alhasil, orang yang mendapati kesalahan anda, akan lebih mudah memaafkan jika anda tersenyum.
3. Pembelaan diri dari sosial slip-up
Pembelaan diri dari sosial slip-up, istilah kerennya “Ngeles” karena malu. Ya, senyuman dapat berguna ketika anda sedang ngeles dan malu. Coba ingat-ingat ketika kamu lupa janji dengan pacar kamu? Apa yang anda lakukan ketika secara tidak sengaja menendang seorang anak kecil? Atau ketika anda telah tersandung kulit pisang didepan banyak orang? pasti tersenyum bukan?
Rasa malu dan senyuman berfungi untuk keluar dari sebuah lingkungan sosial yang menekan (Keltner & Buswell, 1997). Senyum karena malu yang kadang disertai tawa kecil bermanfaat menyadarkan diri kita untuk melihat sebuah kesalahan. Tidak hanya itu, senyuman juga bermanfaat agar dimaafkan kesalahan yang kita lakukan tersebut.
4. Tersenyum karena takut merasa buruk
Kadang-kadang kita tersenyum karena itu dianggap sebagai kesopanan, sehingga kita dapat menghindari perasaan buruk orang lain terhadap kita. Dalam sebuah studi (LaFrance, 1997), orang diminta untuk tetap diam membatu ketika mendengar orang lain mendapatkan kabar baik, mereka merasa tidak enak kalau tidak tersenyum dan merasa orang lain akan berpikir buruk tentang dirinya jika tidak tersenyum. Jadi, tersenyum untuk kebaikan orang lain tidak ada salahnya bukan!? Karena jika anda tidak tersenyum maka anda akan dianggap tidak berperasaan, hehe..
5. Tersenyum saat menderita
Tersenyum adalah salah satu cara untuk mengurangi penderitaan yang disebabkan oleh situasi yang menjengkelkan. Psikolog menyebutnya facial feedback hypothesis. Memaksa tersenyum ketika kita merasa tertekan sudah cukup untuk mengangkat suasana hati kita, meskipun sedikit.
Tapi harus diingat, tersenyum terhadap situasi mengecewakan mungkin berguna bagi kondisi internal anda, tetapi hal ini tidak terlihat oleh orang lain. Penelitian Ansfield (2007) menunjukkan subjek penelitian yang melihat video menyedihkan, merasa lebih baik ketika mereka tersenyum daripada mereka yang tidak. Tetapi, orang-orang yang tersenyum melihat gambar yang menyedihkan dinilai kurang baik oleh orang lain.
6. Tersenyum untuk pesona seksual
Senyum perempuan memiliki efek magis pada pria, lebih dari sekedar kontak mata. Sebuah studi menunjukkan bagaimana pria mendekati perempuan di sebuah bar (Walsh & Hewitt, 1985). Ketika seorang wanita hanya menjalin kontak mata dengan seorang pria, keberhasilan dia didekati hanya 20% dari waktu yang dibutuhkan. Namun, ketika wanita yang sama menambahkan sebuah senyuman, pria mendekati lebih cepat 60% dari waktu tersebut.
Tersenyum meningkatkan daya tarik perempuan terhadap pria, namun tidak sebaliknya. Ketika laki-laki tersenyum pada wanita, efeknya kurang magis. Karena ada beberapa pria terlihat lebih keren bagi wanita saat diam atau bahkan malu, daripada ketika mereka terlihat senyum dan senang (Tracy & Beall, 2011). Mengurangi senyuman membuat seorang pria terlihat lebih maskulin.
7. Menyembunyikan sesuatu yang anda pikirkan
Senyum yang tulus tidak pernah berbohong. Sedangkan senyum palsu melibatkan mulut, sedangkan senyum yang tulus ‘menyebar’ hingga mata. Meskipun begitu, senyuman dapat digunakan untuk menyembunyikan apa yang kita pikirkan, tapi tidak mudah melakukan senyum palsu. Agar senyuman anda dapat dipercaya usahakan senyuman tersebut menyebar di seluruh wajah dan buat mata anda sedikit berbinar. Sulit? untuk yang satu ini anda perlu berlatih.
8. Senyum untuk menghasilkan uang
Kita sudah melihat bahwa ekonom telah menghitung nilai sebuah senyuman, tapi apakah tersenyum membuat kita mendapatkan uang? Tidd dan Lockard (1978) menemukan pelayan (pramusaji) yang tersenyum diberikan tip lebih banyak daripada yang tidak. Secara umum, dalam industri jasa, seperti pramugari atau pekerja hiburan dan perhotelan secara nyata dibayar karena tersenyum kepada pelanggan. Tapi, hati-hati, Psikolog menyebutkan ketidaksesuaian antara senyum tulus dan tidak, dapat menyebabkan fisik kelelahan saat bekerja. Jadi, senyum memang bisa menghasilkan uang, tetapi juga dapat menimbulkan “sengsara”.
9. Tersenyum dan (setengah) dunia tersenyum dengan Anda
Salah satu kebahagiaan dalam kehidupan sosial adalah ketika anda tersenyum pada seseorang dan mereka tersenyum kembali. Meskipun, tidak semua orang tersenyum kembali. Penelitian Hinsz dan Tomhave (1991) melihat berapa proporsi orang akan menanggapi sebuah senyuman. Hasilnya menunjukkan sekitar 50% orang membalas. Sebagai perbandingan, hampir tidak ada yang orang menanggapi sebuah senyuman dengan kerutan dahi.
Sekarang ada mengerti alasan untuk tersenyum. Jadi tersenyumlah sebelum senyum itu dilarang!!
Kita tersenyum untuk tujuan sosial tertentu, karena dapat mengirimkan segala macam ‘sinyal’ yang dapat berguna untuk orang lain.
Berikut ini adalah 9 manfaat sebuah senyuman yang dapat kita gunakan untuk mengirimkan pesan tentang kepercayaan (trustworthiness), keramahan (attractivity) dan banyak lagi. Mari kita simak ;
1. Membuat orang lain untuk mempercayai Anda
Dalam sebuah lingkungan, di mana semua orang mudah berbohong, siapa yang harus kita percaya? Salah satu ‘sinyal’ yang menunjukkan kita dapat dipercaya orang lain adalah tersenyum. Senyum yang tulus dapat mengirim pesan bahwa orang lain bisa percaya dan bekerja sama dengan kita. Orang yang tersenyum dinilai lebih tinggi kemurahan hatinya, dan ketika orang berbagi satu sama lain mereka cenderung menampilkan senyum yang tulus (Mehu et al., 2007).
Para ekonom bahkan menganggap bahwa senyum memiliki nilai. Dalam satu studi oleh Scharlemann dkk (2001), subjek penelitian cenderung mempercayai orang lain jika mereka tersenyum. Studi ini menemukan bahwa tersenyum berpengaruh pada tingkat kepercayaan kepada orang lain sekitar 10%.
2. Senyum meringankan ‘hukuman’
Ketika orang melakukan hal-hal buruk mereka sering tersenyum. Ketika anda ditilang pak polisi di jalan bagaimana ekspresi anda? Kemungkinannya ada dua, tersenyum dan ketakutan. Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh LaFrance dan Hecht (1995), menunjukkan bahwa orang-orang yang melanggar aturan, mereka tersenyum setelah tertangkap basah. Tidak peduli apakah itu senyum palsu, senyum sedih atau senyuman tulus. senyuman ini cukup berguna karena kita lebih dapat dipercaya daripada mereka yang tidak tersenyum. Alhasil, orang yang mendapati kesalahan anda, akan lebih mudah memaafkan jika anda tersenyum.
3. Pembelaan diri dari sosial slip-up
Pembelaan diri dari sosial slip-up, istilah kerennya “Ngeles” karena malu. Ya, senyuman dapat berguna ketika anda sedang ngeles dan malu. Coba ingat-ingat ketika kamu lupa janji dengan pacar kamu? Apa yang anda lakukan ketika secara tidak sengaja menendang seorang anak kecil? Atau ketika anda telah tersandung kulit pisang didepan banyak orang? pasti tersenyum bukan?
Rasa malu dan senyuman berfungi untuk keluar dari sebuah lingkungan sosial yang menekan (Keltner & Buswell, 1997). Senyum karena malu yang kadang disertai tawa kecil bermanfaat menyadarkan diri kita untuk melihat sebuah kesalahan. Tidak hanya itu, senyuman juga bermanfaat agar dimaafkan kesalahan yang kita lakukan tersebut.
4. Tersenyum karena takut merasa buruk
Kadang-kadang kita tersenyum karena itu dianggap sebagai kesopanan, sehingga kita dapat menghindari perasaan buruk orang lain terhadap kita. Dalam sebuah studi (LaFrance, 1997), orang diminta untuk tetap diam membatu ketika mendengar orang lain mendapatkan kabar baik, mereka merasa tidak enak kalau tidak tersenyum dan merasa orang lain akan berpikir buruk tentang dirinya jika tidak tersenyum. Jadi, tersenyum untuk kebaikan orang lain tidak ada salahnya bukan!? Karena jika anda tidak tersenyum maka anda akan dianggap tidak berperasaan, hehe..
5. Tersenyum saat menderita
Tersenyum adalah salah satu cara untuk mengurangi penderitaan yang disebabkan oleh situasi yang menjengkelkan. Psikolog menyebutnya facial feedback hypothesis. Memaksa tersenyum ketika kita merasa tertekan sudah cukup untuk mengangkat suasana hati kita, meskipun sedikit.
Tapi harus diingat, tersenyum terhadap situasi mengecewakan mungkin berguna bagi kondisi internal anda, tetapi hal ini tidak terlihat oleh orang lain. Penelitian Ansfield (2007) menunjukkan subjek penelitian yang melihat video menyedihkan, merasa lebih baik ketika mereka tersenyum daripada mereka yang tidak. Tetapi, orang-orang yang tersenyum melihat gambar yang menyedihkan dinilai kurang baik oleh orang lain.
6. Tersenyum untuk pesona seksual
Senyum perempuan memiliki efek magis pada pria, lebih dari sekedar kontak mata. Sebuah studi menunjukkan bagaimana pria mendekati perempuan di sebuah bar (Walsh & Hewitt, 1985). Ketika seorang wanita hanya menjalin kontak mata dengan seorang pria, keberhasilan dia didekati hanya 20% dari waktu yang dibutuhkan. Namun, ketika wanita yang sama menambahkan sebuah senyuman, pria mendekati lebih cepat 60% dari waktu tersebut.
Tersenyum meningkatkan daya tarik perempuan terhadap pria, namun tidak sebaliknya. Ketika laki-laki tersenyum pada wanita, efeknya kurang magis. Karena ada beberapa pria terlihat lebih keren bagi wanita saat diam atau bahkan malu, daripada ketika mereka terlihat senyum dan senang (Tracy & Beall, 2011). Mengurangi senyuman membuat seorang pria terlihat lebih maskulin.
7. Menyembunyikan sesuatu yang anda pikirkan
Senyum yang tulus tidak pernah berbohong. Sedangkan senyum palsu melibatkan mulut, sedangkan senyum yang tulus ‘menyebar’ hingga mata. Meskipun begitu, senyuman dapat digunakan untuk menyembunyikan apa yang kita pikirkan, tapi tidak mudah melakukan senyum palsu. Agar senyuman anda dapat dipercaya usahakan senyuman tersebut menyebar di seluruh wajah dan buat mata anda sedikit berbinar. Sulit? untuk yang satu ini anda perlu berlatih.
8. Senyum untuk menghasilkan uang
Kita sudah melihat bahwa ekonom telah menghitung nilai sebuah senyuman, tapi apakah tersenyum membuat kita mendapatkan uang? Tidd dan Lockard (1978) menemukan pelayan (pramusaji) yang tersenyum diberikan tip lebih banyak daripada yang tidak. Secara umum, dalam industri jasa, seperti pramugari atau pekerja hiburan dan perhotelan secara nyata dibayar karena tersenyum kepada pelanggan. Tapi, hati-hati, Psikolog menyebutkan ketidaksesuaian antara senyum tulus dan tidak, dapat menyebabkan fisik kelelahan saat bekerja. Jadi, senyum memang bisa menghasilkan uang, tetapi juga dapat menimbulkan “sengsara”.
9. Tersenyum dan (setengah) dunia tersenyum dengan Anda
Salah satu kebahagiaan dalam kehidupan sosial adalah ketika anda tersenyum pada seseorang dan mereka tersenyum kembali. Meskipun, tidak semua orang tersenyum kembali. Penelitian Hinsz dan Tomhave (1991) melihat berapa proporsi orang akan menanggapi sebuah senyuman. Hasilnya menunjukkan sekitar 50% orang membalas. Sebagai perbandingan, hampir tidak ada yang orang menanggapi sebuah senyuman dengan kerutan dahi.
Sekarang ada mengerti alasan untuk tersenyum. Jadi tersenyumlah sebelum senyum itu dilarang!!
2:13 AM
Unknown
Berbagi Ilmu dan Informasi Terkini Postingan kali ini akan membahas tes psikologi anda khususnya untuk mengetahui seberapa konsentrasi pikiran Anda. Pertanyaan berikut adalah bukanlah pertanyaan yang sulit dijawab, jadi semua orang pasti bisa menjawab dengan sangat mudah sekali.
PERSYARATAN!:
1. Jawaban Harus spontan dan secepatnya , jangan terlalu lama berpikir!
2. baca satu demi satu dengan cepat!
3. Konsentrasi..... dan langsung Jawab!
4. Harus jujur jawabannya, supaya kamu tahu kemampuan konsentrasi kamu.
Dan berikut di bawah ini pertanyaanya. Selamat melakukan tes konsentrai :)
Pertanyaan 1
1. Kertas HVS warnanya apa ?
2. Awan warnanya apa ?
3. Tissu warnanya apa ?
4. Sapi minum apa ?
*Yang ngejawab susu konsentrasi anda terganggu, karena sapi kan minum air.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Pertanyaan 2
1. Rambut kamu warna apa ?
2. Tulisan ini warnanya apa ?
3. Aspal warnanya apa ?
4. kelelawar tidurnya kapan ?
*Yang menjawab Kelelawar tidurnya malam, artinya konsentrasinya tergganggu. karena kelalawar kan tidurnya siang hari.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Pertanyaan 3
1. Warna cendol apa ?
2. Daun kelapa warnanya apa ?
3. Warna umum daun ?
4. Macan makan apa ?
*Yang jawab rumput/daun, jelas itu salah, kecuali macan yang vegetarian yaa. Tapi secara umum macan kan makan daging. pasti pada ke jebak hihihii...
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kalau kamu berhasil dengan ketiga pertanyaan di atas, coba jawab pertanyaan terakhir berikut.
Bagaimana hasil yang Anda dapat, apakah memuaskan..?
source
PERSYARATAN!:
1. Jawaban Harus spontan dan secepatnya , jangan terlalu lama berpikir!
2. baca satu demi satu dengan cepat!
3. Konsentrasi..... dan langsung Jawab!
4. Harus jujur jawabannya, supaya kamu tahu kemampuan konsentrasi kamu.
Dan berikut di bawah ini pertanyaanya. Selamat melakukan tes konsentrai :)
Pertanyaan 1
1. Kertas HVS warnanya apa ?
2. Awan warnanya apa ?
3. Tissu warnanya apa ?
4. Sapi minum apa ?
*Yang ngejawab susu konsentrasi anda terganggu, karena sapi kan minum air.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Pertanyaan 2
1. Rambut kamu warna apa ?
2. Tulisan ini warnanya apa ?
3. Aspal warnanya apa ?
4. kelelawar tidurnya kapan ?
*Yang menjawab Kelelawar tidurnya malam, artinya konsentrasinya tergganggu. karena kelalawar kan tidurnya siang hari.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Pertanyaan 3
1. Warna cendol apa ?
2. Daun kelapa warnanya apa ?
3. Warna umum daun ?
4. Macan makan apa ?
*Yang jawab rumput/daun, jelas itu salah, kecuali macan yang vegetarian yaa. Tapi secara umum macan kan makan daging. pasti pada ke jebak hihihii...
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kalau kamu berhasil dengan ketiga pertanyaan di atas, coba jawab pertanyaan terakhir berikut.
Bagaimana hasil yang Anda dapat, apakah memuaskan..?
source
Wednesday, May 30, 2012
2:46 AM
Unknown
Berbagi Ilmu dan Informasi Terkini inspirasidaily| Kehidupan merupakan anugerah terindah yang pernah kita dapatkan dalam hidup ini, tapi di dalam segi kehidupan ini terkadang kita menemui berbagai masalah yang akan muncul, Berikut Tips dalam menentukan sikap untuk menghadapinya :
1. JANGAN KUATIR
Kekuatiran adalah penyebab aktivitas & pikiran kita tak produktif. Berdoalah & minta pertolonganNYA diwaktu bimbang, agar kuatir kita dirubahNYA menjadi kekuatan.
2. HILANGKAN KETAKUTAN
Jangan biarkan ketakutan menghambat langkah kita. Sertakan TUHAN dalam setiap langkah & perbuatan kita, niscaya takkan ada rasa takut & kita akan dibuatnya berhasil.
3. JANGAN MENYIMPAN DENDAM
Dendam akan membawa kita kepada kehancuran!!! Milikilah jiwa damai dgn siapapun.
4. SELESAIKAN SETIAP MASALAH SATU PER SATU
Hanya inilah cara menangani setiap persoalan,satu demi satu. Kalau diselesaikan dalam waktu bersamaan, akan menimbulkan masalah baru bahkan lebih rumit dari masalah sebelumnya!!
5. SEMUA MASALAH TAK PERLU DIBAWA TIDUR
Hal tersebut buruk & tak sehat bagi kesehatan jasmani rohani kita.
Biasakan tidur dgn nyaman!!
Serahkan semua masalah kita padaNYA, biarkan TUHAN yg memberi jalan keluarnya.
6. JANGAN MENCAMPURI MASALAH ATAU URUSAN ORANG LAIN
Ketahuilah… setiap masalah pasti ada jalan keluar, jangan merepotkan diri mencampuri urusan orang lain, kecuali kalau mereka meminta bantuan,baru kita bantu cari jalan keluar masalah tsb.
7. JANGAN HIDUP DENGAN KENANGAN DI MASA LALU
Nikmati masa lalu sebagai kenangan,
namun jangan tergantung pada masa lalu. Konsentrasilah hidupmu pada kejadian saat ini, sebab perbuatan kita saat inilah, yang menentukan masa depan kita!!!
8. JADILAH PENDENGAR YANG BAIK
Hanya saat menjadi pendengar, kita mendapatkan & belajar ide-ide baru berbeda dari orang lain.
9. JANGAN BIARKAN FRUSTASI MERUSAK & MENGATUR HIDUPMU
Bangkitlah dari frustasi & kegagalan !!
Jadikan frustasi & kegagalan itu adalah awal yg baik untuk berhasil & sukses dimasa mendatang.
10. HITUNG ANUGERAHNYA
Jangan pernah melupakan anugerah TUHAN yg kita terima sekecil apapun.
1. JANGAN KUATIR
Kekuatiran adalah penyebab aktivitas & pikiran kita tak produktif. Berdoalah & minta pertolonganNYA diwaktu bimbang, agar kuatir kita dirubahNYA menjadi kekuatan.
2. HILANGKAN KETAKUTAN
Jangan biarkan ketakutan menghambat langkah kita. Sertakan TUHAN dalam setiap langkah & perbuatan kita, niscaya takkan ada rasa takut & kita akan dibuatnya berhasil.
3. JANGAN MENYIMPAN DENDAM
Dendam akan membawa kita kepada kehancuran!!! Milikilah jiwa damai dgn siapapun.
4. SELESAIKAN SETIAP MASALAH SATU PER SATU
Hanya inilah cara menangani setiap persoalan,satu demi satu. Kalau diselesaikan dalam waktu bersamaan, akan menimbulkan masalah baru bahkan lebih rumit dari masalah sebelumnya!!
5. SEMUA MASALAH TAK PERLU DIBAWA TIDUR
Hal tersebut buruk & tak sehat bagi kesehatan jasmani rohani kita.
Biasakan tidur dgn nyaman!!
Serahkan semua masalah kita padaNYA, biarkan TUHAN yg memberi jalan keluarnya.
6. JANGAN MENCAMPURI MASALAH ATAU URUSAN ORANG LAIN
Ketahuilah… setiap masalah pasti ada jalan keluar, jangan merepotkan diri mencampuri urusan orang lain, kecuali kalau mereka meminta bantuan,baru kita bantu cari jalan keluar masalah tsb.
7. JANGAN HIDUP DENGAN KENANGAN DI MASA LALU
Nikmati masa lalu sebagai kenangan,
namun jangan tergantung pada masa lalu. Konsentrasilah hidupmu pada kejadian saat ini, sebab perbuatan kita saat inilah, yang menentukan masa depan kita!!!
8. JADILAH PENDENGAR YANG BAIK
Hanya saat menjadi pendengar, kita mendapatkan & belajar ide-ide baru berbeda dari orang lain.
9. JANGAN BIARKAN FRUSTASI MERUSAK & MENGATUR HIDUPMU
Bangkitlah dari frustasi & kegagalan !!
Jadikan frustasi & kegagalan itu adalah awal yg baik untuk berhasil & sukses dimasa mendatang.
10. HITUNG ANUGERAHNYA
Jangan pernah melupakan anugerah TUHAN yg kita terima sekecil apapun.
Monday, May 28, 2012
6:50 PM
Unknown
Berbagi Ilmu dan Informasi Terkini Banyak orangtua memberikan anaknya mainan terbaru. Namun, kebanyakan balita akan terlihat jenius hanya di mata orangtua mereka. Ada juga balita yang sudah berbakat sejak lahir. Bagaimana melacak bakat anak Anda? Menurut lilsugar, ada 10 petunjuk untuk menjawab pertanyaan tadi.
- Mengumpulkan informasi. Mereka yang memiliki kecerdasan mampu menangkap berbagai informasi yang mereka dengar dan menceritakannya kembali kemudian. National Association of Gifted Children (NAGC) memberi contoh, “Seorang anak berusia 6 tahun baru saja kembali dari perjalanan ke museum dan mampu menggambarkan roket yang dia lihat secara akurat.”
- Besar rasa tertariknya. Anak-anak berbakat umumnya menunjukkan minat pada berbagai topik. Mereka mungkin tertarik pada dinosaurus pada bulan tertentu, lalu tertarik pada ruang angkasa di bulan berikutnya, dan seterusnya.
- Menulis dan membaca lebih dini. Jika anak Anda adalah anak yang pintar, ia akan dapat membaca dan menulis pada usia dini tanpa pendidikan formal sebelumnya.
- Berbakat di bidang seni. Anak-anak yang menunjukkan bakat luar biasa dalam seni atau musik atau lainnya, terkadang diyakini menjadi anak yang berbakat. Balita yang mampu menggambar sesuatu yang jelas, mampu membuat garis sempurna atau menggambarkan tingkat tinggi pemahaman tentang seni secara umum dikategorikan sebagai anak-anak berbakat.
- Menunjukkan konsentrasi. Anak-anak dikenal suka lama berkonsentrasi. Tapi jika anak Anda termasuk yang suka berkonsentrasi atau tertarik pada sesuatu dengan waktu yang panjang, maka akan Anda dapat dianggap sebagai anak berbakat.
- Memiliki memori yang baik. Beberapa balita yang berbakat mampu mengingat sesuatu dengan baik sejak mereka masih kecil. Contohnya, anak umur 2 tahun mampu mengingat dan menceritakan kembali peristiwa sejak ia berumur 18 bulan.
- Memiliki kosakata lanjutan. Balita yang dapat berbicara pada usia dini tidak dapat dimasukkan dalam tanda-tanda anak berbakat. Tapi, jika si kecil dapat menggunakan kosakata lebih dan kalimat, maka mereka lebih pandai daripada yang Anda pikir. Contohnya, menurut NAGC, jika anak pada usia dua tahun umumnya membuat kalimat, “ada anjing.” Anak berbakat akan mampu membuat kalimat lagi, seperti “ada anjing cokelat di halaman belakang dan ia mengendus bunga kami.”
- Perhatian pada detail. Anak berbakat memiliki perhatian pada detail. Anak yang lebih besar lebih mungkin ingin mengetahui secara khusus bagaimana cara sesuatu bekerja. Sementara anak yang lebih besar lagi mampu menempatkan kembali di mana mereka mengambil mainan atau tahu ketika ada sesuatu yang dipindahkan dari tempat asalnya.
- Lakukan apa yang mereka inginkan. Secara umum, anak-anak tidak terlalu peduli dengan diri sendiri atau orang lain, kecuali teman mereka memiliki sesuatu yang mereka inginkan. Tapi tidak demikian halnya dengan anak-anak berbakat, mereka peduli pada orang lain dan juga sangat memperhatikan diri mereka sendiri.
- Memahami sesuatu yang kompleks. Balita yang memiliki kecerdasan tinggi memiliki kemampuan untuk memahami sesuatu yang kompleks, yang berkaitan dengan hubungan dan berpikir secara abstrak. Mereka mampu memahami masalah secara mendalam dan memikirkan solusinya.
Sunday, May 6, 2012
3:27 AM
Unknown
reemill.blogspot.com - Salah satu cara untuk merekatkan hubungan dengan pasangan adalah melalui aktivitas seksual. Pasangan akan merasa lebih intim satu sama lain melalui hubungan seks. Selain itu hubungan seks bermanfaat untuk kesehatan dan menjaga kebugaran.
Akan tetapi, para pecandu seks tidak menganggap demikian. Menurut mereka, aktivitas seks bukanlah persoalan keintiman lagi. Bagi pecandu seks, kegiatan seksual sudah tidak mengenal waktu dan keinginan lagi. Menurut data dari pakar seksolog, yang mengidap kecanduan seks berkisar 3 sampai 6 persen dari populasi penduduk. Umumnya didominasi oleh kaum pria.
Pakar Seksolog Dr. Patrick Carnes dari Arizona’s Meadows Treatment Center, Amerika Serikat mengungkapkan bahwa ada beberapa ciri khusus bagi para pecandu seks seperti berikut ini:
- Obsesi yang berlebihan
Para pecandu seks hanya memikirkan seks semata sepanjang waktu yang dilaluinya. Seks selalu ada di pikiran mereka dan tidak fokus pada hal lain diluar itu. Obsesi mereka adalah kapan bisa melakukan seks lagi, apa yang bisa dilakukan untuk memperoleh seks, bagaimana agar pasangan mau melakukan seks dan sebagainya. - Dorongan yang sangat kuat
Pada umumnya seks seperti candu pada minuman alkohol dan narkoba, sulit untuk membendung hasrat aktivitas seksual. Mereka sepertinya kesulitan untuk mengontrol dan menghentikan keinginan seksualnya. Tidak sedikit yang sudah “kebelet” untuk melakukan seks malah melakukan tindakan yang berisiko, antara lain berselingkuh dan menyewa pekerja seks komersial (PSK). Padahal selingkuh dapat merusak hubungan rumah tangga dan menyewa PSK bisa terkena penyakit kelamin menular.
- Aktivitas seksnya terus berlangsung
Pecandu seks pada awal mulanya hanya sebatas mencoba-coba atau sedikit melakukan yang pada ending nya terus berkelanjutan. Dan apabila kebutuhan seksualnya tidak terpenuhi oleh pasangan maka lama kelamaan akan mencari sumber lain untuk memuaskan hasrat seksualnya misalkan dengan menonton video porno, onani atau masturbasi bahkan ada yang nekat “berjualan” atau seks komersil.
- Menjadi obat
Bagi pecandu seks, kegiatan seksual dapat membahagiakan dan mengatasi situasi yang sulit layaknya sebuah obat yang mujarab. Dengan aktivitas seksual, mereka serasa merasakan kenyamanan. Sebagian besar dari para pecandu seks lebih memprioritaskan melampiaskan hasrat seksnya meskipun dalam keadaan tidak terkendali. Walaupun dengan konsekuensi kehilangan pasangan dan pekerjaan apabila kepergok.
- Menutup diri terhadap aktivitas sosial
Hubungan intim bagi pecandu seks adalah satu-satunya jalan agar mereka bahagia. Tidak jarang mereka menutup diri dari aktivitas sosial kemasyarakatan. Sehingga, jangan heran kalau pecandu seks jarang bergaul di lingkungan Anda, dan kerap mendapatkan masalah dalam pekerjaan mereka.
[source : Awe Winarso]
Monday, April 23, 2012
12:36 PM
Unknown
reemill.blogspot.com - Sepanjang malam Anda seperti tidak tidur, kesadaran Anda terjaga penuh walaupun sesekali terlelap. Alhasil, ketika bangun di pagi hari Anda merasa seperti tidak tidur, letih dan tidak segar. Padahal sebelum tidur, Anda sudah melakukan beberapa hal yang kabarnya bisa membantu Anda tidur lelap, seperti minum susu dan workoutsebelum tidur. Ternyata penyebabnya adalah beberapa kebiasaan yang 'katanya' bisa membantu tidur lelap, namun malah membuat Anda terjaga.
Minum susu
Penelitian di tahun 70an membuktikan bahwa minum susu sebelum tidur bisa membuat tidur lebih nyenyak. Namun dikutip dari yahoo, penelitian tersebut menggunakan partisipan yang memang biasa minum susu sebelum tidur. Kevin Morgan dari Loughborough University menjelaskan, jika seseorang yang tidak biasa minum minuman berlemak seperti susu, maka meminumnya sebelum tidur justru akan mengganggu tidurnya.
Olahraga sebelum tidur
Membuat tubuh lelah dengan olahraga sebelum tidur kabarnya bisa membuat Anda tidur nyenyak, namun Dr Sunil Mathews dari Sleep Center di Texas menegaskan, olahraga juga membuat temperatur tubuh naik yang membuat Anda menjadi susah untuk jatuh tertidur.
Menghangatkan diri
Saat udara dingin, menghangatkan diri dengan selimut tebal, jaket dan kaos kaki tentu akan nyaman. Pastikan jangan berlebihan memakai penghangat karena semakin hangat suhu tubuh Anda, maka akan semakin sulit untuk tidur. Suhu yang sejuk justru akan membuat Anda mudah tertidur.
Tetap di tempat tidur
Sekian menit Anda tetap tidak bisa memejamkan mata, turunlah dari ranjang dan lakukan sesuatu yang membuat rileks. Tetap berada di tempat tidur dan berusaha memejamkan mata membuat Anda semakin sulit tertidur. Jika Anda bisa memejamkan mata, pikiran dan kesadaran Anda masih tetap aktif sehingga ketika bangun Anda merasa letih.
Tidur lebih awal
Karena takut kurang tidur akibat insomnia, Anda tidur lebih awal dengan harapan akan menambah jam yang hilang. Ini tidak akan membantu. Jika Anda hanya bisa tidur selama 4 jam, maka tidurlah dini hari dan tidak mencoba tidur lagi setelah terbangun empat jam berikutnya. Secara bertahap majukan jam tidur Anda setiap minggunya 15 menit lebih awal untuk memperpanjang waktu tidur Anda.
(vem/miw)
source
Minum susu
Penelitian di tahun 70an membuktikan bahwa minum susu sebelum tidur bisa membuat tidur lebih nyenyak. Namun dikutip dari yahoo, penelitian tersebut menggunakan partisipan yang memang biasa minum susu sebelum tidur. Kevin Morgan dari Loughborough University menjelaskan, jika seseorang yang tidak biasa minum minuman berlemak seperti susu, maka meminumnya sebelum tidur justru akan mengganggu tidurnya.
Olahraga sebelum tidur
Membuat tubuh lelah dengan olahraga sebelum tidur kabarnya bisa membuat Anda tidur nyenyak, namun Dr Sunil Mathews dari Sleep Center di Texas menegaskan, olahraga juga membuat temperatur tubuh naik yang membuat Anda menjadi susah untuk jatuh tertidur.
Menghangatkan diri
Saat udara dingin, menghangatkan diri dengan selimut tebal, jaket dan kaos kaki tentu akan nyaman. Pastikan jangan berlebihan memakai penghangat karena semakin hangat suhu tubuh Anda, maka akan semakin sulit untuk tidur. Suhu yang sejuk justru akan membuat Anda mudah tertidur.
Tetap di tempat tidur
Sekian menit Anda tetap tidak bisa memejamkan mata, turunlah dari ranjang dan lakukan sesuatu yang membuat rileks. Tetap berada di tempat tidur dan berusaha memejamkan mata membuat Anda semakin sulit tertidur. Jika Anda bisa memejamkan mata, pikiran dan kesadaran Anda masih tetap aktif sehingga ketika bangun Anda merasa letih.
Tidur lebih awal
Karena takut kurang tidur akibat insomnia, Anda tidur lebih awal dengan harapan akan menambah jam yang hilang. Ini tidak akan membantu. Jika Anda hanya bisa tidur selama 4 jam, maka tidurlah dini hari dan tidak mencoba tidur lagi setelah terbangun empat jam berikutnya. Secara bertahap majukan jam tidur Anda setiap minggunya 15 menit lebih awal untuk memperpanjang waktu tidur Anda.
(vem/miw)
source
Sunday, April 22, 2012
4:38 AM
Unknown
reemill.blogspot.com - Walaupun terlihat sepele, kebiasaan bangun pagi sepertinya masih menjadi kendala bagi banyak orang. Padahal, banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan bangun pagi. Bahkan ada pepatah yang mengatakan, orang yang sukses adalah mereka yang terbiasa bangun lebih awal.
Ide untuk bangun pagi dan memulai aktivitas sebelum matahari terbit adalah keinginan banyak orang, tetapi sangat sedikit orang yang benar-benar bisa mengubahnya menjadi suatu kebiasaan. Bahkan, sejumlah filsuf mengatakan, dengan bangun lebih awal, seseorang akan menjadi lebih produktif.
1. Jumpstart : Jika Anda bangun pukul 05.00, Anda akan mulai mengawali hari lebih awal dari sebagian besar orang di dunia. Tidak ada cara yang lebih baik untuk memulai hari Anda selain daripada bangun pagi.
2. Olahraga : Pagi-pagi adalah waktu yang sangat baik untuk berolahraga. Semakin awal Anda bangun, semakin banyak kalori yang dapat Anda bakar sepanjang hari dan Anda akan selalu merasa sehat. Penelitian juga membuktikan bahwa orang yang berolahraga di pagi hari cenderung lebih konsisten dalam menjaga kebugaran badan mereka.
3. Meditasi : Meditasi memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk merangsang keseimbangan emosional dan mengurangi stres. Jika Anda memulai hari dengan meditasi, Anda akan mendapat keseimbangan sepanjang hari, sekaligus meningkatkan kehidupan Anda. Melakukan meditasi di pagi hari juga baik untuk merilekskan otak Anda sehingga Anda dapat benar-benar fokus pada diri sendiri.
4. Meningkatkan produktivitas : Bangun lebih awal memberi Anda momentum lebih besar. Memulai sesuatu lebih awal akan membuat hari Anda lebih lama dan Anda dapat menyelesaikan pekerjaan Anda tepat waktu. Jadi tidak akan ada masalah dan tekanan dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari.
5. Menikmati sunrise : Mereka yang terbiasa bangun siang tidak akan pernah bisa menikmati keindahan terbesar dari alam, yakni sunrise. Tidak ada cara yang lebih baik dalam menyambut hari dengan memandang sebuah sunrise.
6. Sarapan : Banyak orang tidak pernah menyempatkan diri untuk sarapan pagi. Padahal, sarapan pagi adalah waktu yang paling penting bagi seseorang untuk mengisi tenaga guna menunjang segala macam aktivitas. Sarapan juga memungkinkan Anda memiliki konsentrasi yang lebih.
7. Bebas macet : Jika melakukan perjalanan yang jauh untuk bekerja/sekolah, Anda tidak perlu merasa khawatir terlambat. Pasalnya, dengan bangun lebih awal, kecil kemungkinan Anda terjebak macet.
8. Punya waktu luang : Bangun lebih awal bisa memberikan banyak waktu luang untuk diri Anda sendiri sehingga Anda bisa melakukan kegiatan lain di sisa waktu Anda yang tidak terpakai.
Menanamkan kebiasaan ini memang tidak mudah. Namun, setelah menerapkannya dalam beberapa hari, pola tidur Anda akan berubah dan lama-kelamaan Anda akan mulai terbiasa. Tetapi, yang harus diingat adalah Anda harus tidur 7-8 jam sehari.
Source
Ide untuk bangun pagi dan memulai aktivitas sebelum matahari terbit adalah keinginan banyak orang, tetapi sangat sedikit orang yang benar-benar bisa mengubahnya menjadi suatu kebiasaan. Bahkan, sejumlah filsuf mengatakan, dengan bangun lebih awal, seseorang akan menjadi lebih produktif.
1. Jumpstart : Jika Anda bangun pukul 05.00, Anda akan mulai mengawali hari lebih awal dari sebagian besar orang di dunia. Tidak ada cara yang lebih baik untuk memulai hari Anda selain daripada bangun pagi.
2. Olahraga : Pagi-pagi adalah waktu yang sangat baik untuk berolahraga. Semakin awal Anda bangun, semakin banyak kalori yang dapat Anda bakar sepanjang hari dan Anda akan selalu merasa sehat. Penelitian juga membuktikan bahwa orang yang berolahraga di pagi hari cenderung lebih konsisten dalam menjaga kebugaran badan mereka.
3. Meditasi : Meditasi memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk merangsang keseimbangan emosional dan mengurangi stres. Jika Anda memulai hari dengan meditasi, Anda akan mendapat keseimbangan sepanjang hari, sekaligus meningkatkan kehidupan Anda. Melakukan meditasi di pagi hari juga baik untuk merilekskan otak Anda sehingga Anda dapat benar-benar fokus pada diri sendiri.
4. Meningkatkan produktivitas : Bangun lebih awal memberi Anda momentum lebih besar. Memulai sesuatu lebih awal akan membuat hari Anda lebih lama dan Anda dapat menyelesaikan pekerjaan Anda tepat waktu. Jadi tidak akan ada masalah dan tekanan dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari.
5. Menikmati sunrise : Mereka yang terbiasa bangun siang tidak akan pernah bisa menikmati keindahan terbesar dari alam, yakni sunrise. Tidak ada cara yang lebih baik dalam menyambut hari dengan memandang sebuah sunrise.
6. Sarapan : Banyak orang tidak pernah menyempatkan diri untuk sarapan pagi. Padahal, sarapan pagi adalah waktu yang paling penting bagi seseorang untuk mengisi tenaga guna menunjang segala macam aktivitas. Sarapan juga memungkinkan Anda memiliki konsentrasi yang lebih.
7. Bebas macet : Jika melakukan perjalanan yang jauh untuk bekerja/sekolah, Anda tidak perlu merasa khawatir terlambat. Pasalnya, dengan bangun lebih awal, kecil kemungkinan Anda terjebak macet.
8. Punya waktu luang : Bangun lebih awal bisa memberikan banyak waktu luang untuk diri Anda sendiri sehingga Anda bisa melakukan kegiatan lain di sisa waktu Anda yang tidak terpakai.
Menanamkan kebiasaan ini memang tidak mudah. Namun, setelah menerapkannya dalam beberapa hari, pola tidur Anda akan berubah dan lama-kelamaan Anda akan mulai terbiasa. Tetapi, yang harus diingat adalah Anda harus tidur 7-8 jam sehari.
Source
Friday, April 20, 2012
8:42 PM
Unknown
reemill.blogspot.com - Menonton video porno, yang kerap membuat mata jarang berkedip, dianggap sebagai sebuah “tugas” yang memerlukan intensitas tinggi pada indera penglihatan. Nyatanya, berdasarkan temuan terbaru, saat menyaksikan video porno, justru bagian otak yang memproses rangsangan visual hanya sedikit bekerja.
Pada dasarnya otak dapat merasakan cemas ataupun terangsang, namun tidak secara bersamaan. Ketika mengalami orgasme, aktivitas otak yang berkaitan dengan rasa cemas menurun drastis. Begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu, wanita yang jarang merasakan orgasme mudah merasa cemas. Di sisi lain, saat sedang merasa cemas (ketakutan), sulit untuk seseorang terangsang.
Kompleksitas kerja otak ini memancing Gert Holstege, peneliti dari University of Groningen Medical Center di Belanda, untuk meneliti secara khusus kinerja kortek visual utama. Holstege kemudian memilih 12 wanita heterosksual yang sedang berada pada masa pramenopause. Para wanita ini juga sedang berada dalam program KB yang menggunakan hormon.
Dengan menggunakan positron emission tomography (PET), otak dari masing-masing wanita tersebut dipindai. Sebelumnya, mereka diminta untuk menonton tiga macam video. Video pertama hanya berupa film dokumenter tentang alam yang sederhana. Film kedua dan ketiga memuat konten pornografi. Bedanya, video kedua hanya menampilkan foreplay dan stimulasi-stimulasi manual, sedangkan video ketiga sudah menampilkan hubungan seksual secara utuh.
Hasilnya, video ketiga, yang menampilkan konten erotis dengan intensitas tinggi (bahkan hanya video ini) menunjukan sedikitnya aliran darah yang dikirim ke korteks visual utama. Bagian ini tetap aktif, namun hanya sedikit. Sebuah kondisi yang biasanya hanya muncul ketika seseorang diminta untuk melakukan pekerjaan nonvisual, seperti mengingat kata.
Menurut Holstege, hasil ini dapat diartikan pada saat menonton video porno, otak lebih memfokuskan kerjanya pada rangsangan seksual, bukan pada proses visual yang terjadi. Otak tidak lagi mempedulikan warna lantai atau pintu dalam video tersebut.
Apabila aktivitas otak seperti ini sering terjadi, maka bagian korteks visual utama secara perlahan akan mengalami penurunan kinerja. Karena pada dasarnya bagian otak yang jarang digunakan suatu saat fungsinya akan menurun.
Khusus untuk hubungan seksual, temuan ini semakin menunjukan pentingnya situasi yang membuat wanita merasa aman saat melakukan hubungan seksual. Kecemasan hanya berfungsi sebagai libido-killer. (LiveScience)
Source
Pada dasarnya otak dapat merasakan cemas ataupun terangsang, namun tidak secara bersamaan. Ketika mengalami orgasme, aktivitas otak yang berkaitan dengan rasa cemas menurun drastis. Begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu, wanita yang jarang merasakan orgasme mudah merasa cemas. Di sisi lain, saat sedang merasa cemas (ketakutan), sulit untuk seseorang terangsang.
Kompleksitas kerja otak ini memancing Gert Holstege, peneliti dari University of Groningen Medical Center di Belanda, untuk meneliti secara khusus kinerja kortek visual utama. Holstege kemudian memilih 12 wanita heterosksual yang sedang berada pada masa pramenopause. Para wanita ini juga sedang berada dalam program KB yang menggunakan hormon.
Dengan menggunakan positron emission tomography (PET), otak dari masing-masing wanita tersebut dipindai. Sebelumnya, mereka diminta untuk menonton tiga macam video. Video pertama hanya berupa film dokumenter tentang alam yang sederhana. Film kedua dan ketiga memuat konten pornografi. Bedanya, video kedua hanya menampilkan foreplay dan stimulasi-stimulasi manual, sedangkan video ketiga sudah menampilkan hubungan seksual secara utuh.
Hasilnya, video ketiga, yang menampilkan konten erotis dengan intensitas tinggi (bahkan hanya video ini) menunjukan sedikitnya aliran darah yang dikirim ke korteks visual utama. Bagian ini tetap aktif, namun hanya sedikit. Sebuah kondisi yang biasanya hanya muncul ketika seseorang diminta untuk melakukan pekerjaan nonvisual, seperti mengingat kata.
Menurut Holstege, hasil ini dapat diartikan pada saat menonton video porno, otak lebih memfokuskan kerjanya pada rangsangan seksual, bukan pada proses visual yang terjadi. Otak tidak lagi mempedulikan warna lantai atau pintu dalam video tersebut.
Apabila aktivitas otak seperti ini sering terjadi, maka bagian korteks visual utama secara perlahan akan mengalami penurunan kinerja. Karena pada dasarnya bagian otak yang jarang digunakan suatu saat fungsinya akan menurun.
Khusus untuk hubungan seksual, temuan ini semakin menunjukan pentingnya situasi yang membuat wanita merasa aman saat melakukan hubungan seksual. Kecemasan hanya berfungsi sebagai libido-killer. (LiveScience)
Source
Subscribe to:
Posts (Atom)



















